6 Maret 2021

Pemprov Kalsel Berharap Ada Hibah Lahan Untuk SMA di Desa Wonorejo dan Mulyoharjo

2 min read

Kepala Disdikbud Kalsel, M. Yusuf Effendi.

BANJARBARU – Menindaklanjuti adanya permintaan tentang pengadaan SMA/SMK di Desa Wonorejo dan Mulyoharjo, Kecamatan Pamuka Utara, Kabupaten Kotabaru. Pemerintah mengharapkan adanya bantuan hibah lahan untuk pembangunannya.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan, Muhammad Yusuf Effendi mengungkapkan, agar proses ini dapat berlanjut, Pemerintah Provinsi berkeinginan adanya hibah lahan untuk pembangunan, mengingat penggunaan alokasi anggaran hanya cukup untuk pengadaan fasilitas.

“Memang untuk pengadaan fasilitas SMA kalau bisa ada hibah lahan baik sinergi dari Pemkab Kotabaru atau warga di daerah sekitar itu. Namun, kalau membeli, alokasi anggaran yang digunakan hanya cukup untuk realisasi pembangunan sekolahnya saja,” ungkapnya kepada Abdi Persada FM, melalui sambungan telepon, Selasa (17/11) kemarin.

Selain terpaku dengan alokasi anggaran, Ia menuturkan, setidaknya minimal harus ada Sekolah Menegah Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang tidak jauh dari lokasi desa tersebut.

“Minimal ada SMP dan MTs berdiri disana, sehingga bisa dikatakan layak untuk pembangunan SMA di wilayah tersebut,” jelasnya.

Kendati demikian, Ia mengatakan, apabila hibah lahan terpenuhi baik melalui bantuan Pemerintah Kabupaten Kotabaru ataupun masyarakat sekitar, maka, pihaknya akan melakukan pendekatan (survey) ke lapangan agar memastikan lokasi desa tersebut strategis untuk pembangunan SMA/SMK.

“Apabila dihibahkan, kami juga harus survey terlebih dahulu, apabila cuma tiga orang atau kurang belum layak untuk didirikan SMA di lokasi itu,” tegasnya.

Yusuf juga menegaskan, apabila keinginan masyarakat di dua desa tersebut cukup tinggi. Secara otomatis, penyediaan (hibah) lahan juga harus terpenuhi.

“Maka dari itu, harus ada lahannya tadi, supaya kami bisa membantu direalisasi, sehingga perecepatannya pun bisa dilaksanakan nanti,” imbuhnya.

Bahkan, Yusuf membeberkan, sangat mendukung dan mengapreasiasi adanya semangat yang dimiliki oleh warga Desa Wonorejo dan Mulyoharjo di Kecamatan Pamukan Utara, Kabupaten Kotabaru ini tentang kesetaraan pendidikan tingkat SMA/SMK yang juga berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Timur.

Penyampaian aspirasi warga Desa Pamukan Indah, Mulyoharjo dan Wonorejo tetang keinginan adanya bangunan SMA kepada anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi.

“Untuk pendidikan, kami sangat mendukung dan bangga, dengan semangat ingin mendapatkan pendidikan,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Wonorejo, Ngatimin menjelaskan, setelah puluhan tahun sepenuhnya belum merasakan pendidikan SMA diwilayahnya, sehingga Ia berharap, Pemerintah dapat merealisasikan keinginan dari mereka. Dimana, sejumlah masyarakatnya hingga kini lebih memilih sekolah SMA/SMK ke Kalimantan Timur.

“Selain infrastruktur jalan, kami inginkan adanya SMA juga untuk penyetaraan pendidikan di Desa kami, Wonorejo,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan, Kepala Desa Mulyoharjo, Rahmat. Menurutnya, sudah dua tahun terakhir ini, pihaknya belum merasakan pendidikan SMA di dengan jarak yang dekat. Bahkan, untuk menuju SMA harus menempuh sekitar 25 KM untuk sampai ketujuan.

“Kami berharap, minimal ada dua SMA, dan jaraknya setidaknya cukup dekat lah dengan beberapa desa lainnya, sebut saja, Desa Pamukan Indah, Wonorejo dan Mulyoharjo,” pungkasnya. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.