17 Mei 2021

Pilkades di Kalsel Diundur Setelah Pilkada 2020

1 min read

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalsel, Zulkipli.

BANJARBARU – Untuk meminimalisir penyebaran virus covid-19 di Kalimantan Selatan, maka Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pun, ditunda pelaksanaannya. Hal tersebut disampaikan, kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalsel, Zulkipli, Kepada Reporter Abdi Persada FM, belum lama tadi.

Disampaikan Zulkipli, menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah terkait Perubahan Kedua atas Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa. Dimana dalam rapat tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengimbau agar pelaksanaan Pilkades di tunda, sehingga pihaknya pun, akan menunda Pilkades tahun 2020 ini di Kabupaten Kota Provinsi Kalsel. Tetapi, Pilkades tetap boleh dilaksanakan ditahun 2020, namun usai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Pilkades ini belum dilengkapi dengan aturan yang bisa mengikat untuk pelaksanaan protokol COVID-19 seperti halnya pada Pilkada 9 Desember mendatang, sehingga kami akan menunggu Kemendagri untuk melakukan revisi beberapa peraturan agar Pilkades bisa berjalan sesuai protokol kesehatan,” ucap Zulkipli.

Zulkipli menambahkan, dengan diundurnya pelaksanaan Pilkades yang hanya diperbolehkan digelar usai Pilkada pada 9 Desember nanti, maka pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalsel, yang akan melaksanakan Pilkades di daerah masing-masing, agar dapat menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), saat pencoblosan, dikarenakan pihaknya tidak menginginkan, terjadinya klaster baru penyebaran virus COVID-19, saat Pilkades.

“Terkait peraturan Protokol Kesehatan, pihaknya akan mengikuti Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Menteri Dalam Negeri¬†Tito Karnavian, akan mengeluarkan Permendagri baru, terkait penerapan protokol kesehatan saat Pemilihan Kepala Desa 2020,” lanjut Zulkifli.

Dilanjutkan Zulkifli, meskipun pemilihan kepala desa pilkades dipakstikan dilaksanakan usai pelaksanaan Pilkada 2020, namun pemerintah provinsi sudah  menentukan tema yg akan diangkat, yakni desa sehat, desa aman, dan mandiri. (MRF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.