15 Mei 2021

Kebun Raya Banua Segera Siapkan Lahan Untuk Durian Malutu

2 min read

BANJARBARU – Tanaman Durian Malutu khas Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang kini berhasil dikembangkan UPT Balai Benih dan bahkan rencananya akan dihibahkan ke lokasi wisata Kebun Raya Banua, mendapat apresiasi serta dukungan penuh dari pihak pengelola.

Kepala Seksi Penelitian, Konservasi, Tumbuhan dan Exi-situ UPTD Kebun Raya Banua, Syahril Jayansyah, mengatakan, merasa sangat antusias dan mendukung dengan adanya upaya yang akan dilakukan oleh UPT Balai Benih, mengingat tanaman yang kini berstatus endemik itu belum sama sekali dimiliki oleh UPTD Kebun Raya Banua.

Kasi Penelitian, Konservasi, Tumbuhan dan Ex-situ UPTD Kebun Raya Banua, Syahril Jayansyah.

“Memang saat ini tanaman endemik (langka) Durian Malutu khas Kabupaten HSS belum ada di Kebun Raya Banua. Dengan adanya bantuan dari UPT Balai Benih, kami sangat terbantu akan hal ini dan sangat mendukung sekali,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, melalui sambungan telepon, Senin (16/11) siang.

Ia menuturkan, dengan dihibahkannya sejumlah batang untuk ditanam. Unit Pelakasana Teknis Daerah (UPTD) milik Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kalimantan Selatan ini ternyata memiliki luas lahan sekitar empat hektar. Dimana lokasi tersebut, masih masuk dalam zona atau wilayah tanaman buah di kawasan Kebun Raya Banua.

“Kemarin, kami juga sempat mendapatkan info terkait hal tersebut, dan UPTD Kebun Raya Banua akan menyiapkan lahannya agar Durian Malutu bisa ditanam di lokasi wisata berkonsep edukasi ini,” tuturnya.

Dikarenakan masuk sebagai kategori langka, Syahril menyebutkan, Durian Malutu akan dimasukkan sebagai koleksi tanaman endemik khas Kalimantan Selatan.

“Durian Malutu ini masuk kategori zona tamanan langka di zona tamanan buah khas Kalsel,” katanya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Kalimantan Selatan, Muhammad Subhan, mengungkapkan, kawasan wisata yang memiliki nilai potensi besar terhadap edukasi dan konservasi tersebut ternyata bisa memberikan perhatian khusus terhadap berbagai jenis varietas unggul tanaman pangan.

Plt Kepala UPT Balai Benih TPH Prov. Kalsel, Muhammad Subhan.

“Varietas bibit ini satu-satunya, apabila dikelola dan ditanam di kawasan taman khusus untuk jenis buah-buahan di Kebun Raya Banua,” paparnya.

Dipaparkannya lagi, varietas unggul Durian Malutu khas Kabupaten HSS yang direncanakan bakal ditanam untuk pertama kalinya di lokasi rekreasi buatan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini siap melakukan langkah sinergi bersama dengan UPTD Kebun Raya Banua.

“Tanaman duplikat Durian Malutu yang dikembangkan semoga bisa lekas ditanam di kawasan wisata Kebun Raya Banua dan kami siap bersinergi,” pungkas Subhan. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.