BanjarbaruNews

PSBW Melati Banjarbaru Terus Tingkatkan Program Pengembangan Intelektual, Kreatifitas Hingga Keagamaan

BANJARBARU – Program peningkatan kualitas intelektual, kreativitas dan keagamaan yang tengah dikembangkan Dinas Sosial Provinsi kepada Panti Sosial Bina Wanita (PSBW) Melati Banjarbaru terus mendapatkan perhatian serius. Dimana, hasil implementasi tersebut diharapkan mampu menjadi bekal dalam penerapan utama di kehidupan bermasyarakat.

Kepala Panti Sosial Bina Wanita (PSBW) Melati Banjarbaru, Fathul Jannah mengatakan, meski telah memiliki tiga program keterampilan unggulan seperti, tata boga, tata busana dan tata rias. Namun, agar siswa dilingkungannya bisa mempunyai kepribadian yang lebih baik serta mempunyai intelektualitas tinggi,  maka, penambahan program lainnya perlu diberikan.

Kepala Panti Sosial Bina Wanita (PSBW) Melati Banjarbaru, Fathur Jannah.

“Jadi disini, kami bukan hanya fokus pada tiga keterampilan saja, ada jenis-jenis kegiatan lainnya dalam menunjang intelektual bagi siswa di PSBW Melati Banjarbaru, yaitu, kemampuan mengoperasikan komputer, musik dan keagamaan setiap Kamis malam,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Selasa (29/9).

Disebutkannya, kegiatan musik yang diterapkan di lingkungan Panti Sosial khusus bagi kaum hawa ini, ternyata diberikan keterampilan bermain rebbana. Tujuan tersebut, supaya dikehidupan selanjutnya dalam bermasyarakat nanti bisa menjadi roda menggerakkan utama sebagai makhluk sosial.

“Agar dapat menggerakkan otak kiri dan kanan, keterampilan musik juga diterapkan seperti rebbana, dimana ini ditampilkan pada setiap acara keagamaan besar, salah satunya Isra Mi’raj dan Maulid Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.

Selain itu, keterampilan tambahan khusus lainnya juga diungkapkan oleh Fathul Jannah, yakni kemampuan mengoperasikan komputer dengan mengusai software Microsoft Word, Excel, dan lain-lain. Sehingga, para siswa yang telah lulus dari instasinya mampu bekerja secara maksimal dengan diberikannya pengalaman lebih dari pihak pengelola panti.

“Dengan adanya pemberian program tambahan ini mampu memberikan tingkat intelektulitas, kretifitas tinggi bagi siswa yang menimba ilmu ditempat kami,” tuturnya.

Bahkan, selain dengan ditambahkannya dua program tersebut, pemberian ilmu keaagamaan secada persuasif juga perlu diimplementasikan kepada siswanya, mengingat pendekatan kepada Tuhan sangat dibutuhkan oleh setiap makluk hidup yang tak lepas dari kehidupan bersosial.

“Setiap malam Jumat atau Kamis malam, ditempat kami terus mengadakan pengajian dan yasinan agar dapat lebih menebalkan keimanan dalam diri masing-masing, sehingga kehidupan yang berbau negatif dapat dihindari,” jelasnya.

Disamping itu, Fathul menambahkan setelah lulus dan menjadi alumni di instansinya itu, diharapkan kedepannya para siswa mampu menjadi penggerak roda perekonomian baru dengan kemampuam dan keterampilan yang telah dimiliki pihaknya agar kedepannya kemandirian pun bisa dicapai dengan mudah.

“Harapan kami seperti itu, semoga mereka yang jadi Alumni disini bisa terus berkarya dan sukses sebagai roda penggerak ekonomi baru di Kalsel,” pungkasnya. (RHS/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat