NewsProvinsi Kalsel

Pemprov dan DPRD Kalsel Dorong Penambahan Desa Wisata

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi dan DPRD  Kalimantan Selatan mengupayakan mendorong percepatan penambahan desa wisata di Kalsel. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel, Zulkifli kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Zulkifli mengungkapkan Kalsel memiliki sebanyak 1864 desa yang tersebar di 13 kabupaten dan kota, namun baru terdapat empat daerah yang menyandang predikat sebagai Desa Wisata. Padahal, menurutnya, melihat dari beberapa provinsi lain di Indonesia, desa wisata memberikan dampak kontribusi yang besar terhadap peningkatan pendapatan asli desa (PADes) melalui kegiatan-kegiatan yang dikelola oleh Badan Usaha Masyarakat Desa (BUMDES).

“Melihat keadaan seperti itu, perekonomian cukup bagus, kenapa tidak kalau Pemerintah bersama-sama dengan DPRD untuk mengintervensi agar mempercepat menambah desa-desa wisata yang ada di Kalsel,” katanya.

Salah satu caranya, kata Zulkifli, dengan membuatkan regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda) Tentang Desa Wisata yang sedang dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kalsel. Perda tersebut diharapkan menjadi semacam pendorong terhadap desa-desa yang memiliki potensi wisata untuk ditetapkan menjadi desa wisata.

“Kan potensi wisata sekarang ini bermacam-macam. Tempat wisata tersebut cukup untuk selfie saja, asal dikelola dengan baik maka bisa menjadi daya tarik masyarakat untuk berkunjung,” jelasnya.

Apalagi jika potensi wisata di tempat itu terus digali seperti penjualan souvernir, kuliner dan penyediaan tempat penginapan. Maka bisa menjadi pendapatan warga setempat. Bahkan, kata Zulkifli, jika melihat di beberapa provinsi lain, PADes melebihi bantuan dana desa. Sehingga mereka bisa membangun desanya secara mandiri. (NRH/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat