BanjarbaruNewsProvinsi Kalsel

Kadis LH Kalsel: Bukti Gubernur Mencintai Rakyat, Beliau Cinta Terhadap Lingkungan

BANJARBARU – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan memberikan penghargaan berupa piagam serta hadiah lomba, untuk peserta pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sebagai bagian dari rangkaian World Clean Up Day (WCD) 2020, bertempat di Kelurahan Guntung Manggis, Banjarbaru, Selasa (15/9).

Piagam diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Hanifah Dwi Nirwana serta Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan.

Usai menyerahkan hadiah, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini berujar, peringatan WCD 2020 atau gerakan bersih-bersih sedunia ini memang selalu diperingati setiap tahunnya. Namun untuk tahun ini melalui lomba pengelolaan sampah berbasis masyarakat, diharapkan dapat menjadi contoh yang dapat diterapkan di seluruh wilayah Kalsel.

“Tahun ini Banjarbaru menjadi yang terbaik, semoga menjadi pelopor bagi daerah lain,” ujarnya.

Paman Birin juga berharap, kepedulian terhadap lingkungan terutama saat pandemi covid-19 saat ini semakin meningkat di semua lapisan masyarakat.

“Tempat sampah yang selama ini dibiarkan, tidak diurus, dapat dibenahi, sehingga terjaga lingkungan yang bersih,” harapnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kalsel Hanifah Dwi Nirwana menyebut, kegiatan pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari apreasiasi atas upaya yang dilakukan oleh Bank Sampah, yang dikemas melalui kompetisi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Yang ikut jadi peserta ada 15, dari lima kabupaten/kota yang tergabung dalam Banjarbakula,” terangnya.

Pemberian penghargaan ini juga kata Hanifah, tidak lepas dari komitmen Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang selalu inten dan mempunyai komitmen kuat terhadap lingkungan hidup.

Selain itu katanya, salah satu bukti nyata Sahbirin Noor sebagai kepala daerah yang mencintai rakyatnya, adalah kepedulian terhadap lingkungan yang tinggi.

“Seorang pimpinan, kalau mencintai rakyatnya, berarti dia mencintai lingkungan. Jadi bukti cinta beliau terhadap rakyatnya, beliau sangat mencintai lingkungan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, menjadi peringkat pertama dalam lomba pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini adalah Bank sampah Komplek Benawa raya dari Kota Banjarbaru, yang mendapatkan satu unit motor roda tiga. Kemudian untuk peringkat kedua dan ketiga ditempati oleh Bank Sampah Kayuh Baimbai dari Kabupaten Tanah Laut dan Bank sampah Al-Jihad dari Kota Banjarmasin, yang masing-masing mendapatkan hadiah berupa satu unit mesin pencacah.

Selain itu juga diserahkan 1.000 alat kebersihan yang diserahkan oleh Gubernur secara simbolis kepada leader WCD Kalsel, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan WCD 2020. (ASC/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat