NewsProvinsi Kalsel

Dislutkan Kalsel Sediakan Ribuan Ikan Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dislutkan Kalsel) menggelar bazaar produk hasil perikanan, sebagai upaya membantu masyarakat yang terdampak dari sisi perekenomian akibat mewabahnya Covid-19.

Sedikitnya 2.093 Kg ikan jenis patin, dibagikan kepada masyarakat di 5 Kecamatan Kota Banjarbaru.

“Untuk hari ini, dibagikan 400 ekor untuk Kecamatan Banjarbaru Utara, kecamatan lain nanti tanggal 4 – 7 Agustus di masing-masing kecamatan,” ungkapnya Plt Kepala Dislutkan Kalsel, Muhammad Fadhli.

Fadhli berujar, ikan yang dijual di bazaar ini telah diberikan subsidi, sehingga harga yang dijual lebih murah yakni hanya Rp5.000 sedangkan harga di pasaran untuk satu ekornya bisa mencapai Rp15.000 hingga Rp20.000.

“Tujuan kita tidak lain untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19, serta agar imunitas tubuh meningkat dengan protein hewani,” ujarnya.

Melalui bazaar ia juga menyebut, akan berdampak kepada pelaku usaha pembudidaya ikan, mengingat sempat terjadi tunda jual akibat dari menurunnya daya beli masyarakat ditengah wabah ini.

“Biaya pemeliharaan selama tunda jual kan tinggi, maka kita bantu dengan bazaar ini,” terangnya.

Adapun pembudidaya yang dilibatkan jelasnya, sekitar 10 pembudidaya dari berbagai kabupaten/kota di Kalsel.

“Dari 400 ekor ikan hari ini saja, kami ambil dari dua pembudidaya di Kabupaten Banjar, jadi kalau untuk 5 kecamatan, sekitar 10 pembudidaya akan dilibatkan,” jelasnya.

Fadhli juga menegaskan, dalam pelaksanaan bazaar ini, masyarakat maupun petugas, harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Sementara itu, Kepala Bidang Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dislutkan Kalsel Wahdah menjelaskan, bazaar ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahunnya, namun untuk tahun ini, dibagikan secara khusus bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Kepala Bidang Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Dislutkan Kalsel, Wahdah.

Secara teknis dijelaskan Wahdah, masyarakat yang ingin membeli ikan di bazaar ini cukup dengan menunjukkan kupon yang telah dimiliki, yang mana kupon ini telah dibagikan oleh masing-masing Pemerintah Kecamatan.

“Kecamatan lebih mengetahui mana masyarakat yang terdampak, kami hanya menyediakan kupon saja dengan jumlah 400 kupon,” katanya.

Selanjutnya untuk kecamatan lainnya ujar Wahdah, pihaknya hanya memantau saja, sedangkan petugas dari pihak kecamatan termasuk penerapan protokol kesehatannya.

“Jadi disini, kalau memungkinkan, kami anjurkan titip saja, sehingga tidak terjadi kerumunan,” tandasnya

Salah satu peserta bazaar Gusti, menyebut, dengan adanya bazaar ini sangat membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19, terlebih tidak sedikit masyarakat yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Kalau bisa setiap bulan seperti ini,” harapnya.

Ia menyebut, mendapatkan kupon bersamaan dengan pembagian bantuan lainnya oleh pemerintah beberapa waktu lalu. (ASC/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat