BanjarbaruNewsProvinsi Kalsel

MPLS 2020, Jadi Ajang Mengenal Sekolah Dari Rumah

BANJARBARU – Mengenal lingkungan saat pertama memasuki sekolah baru merupakan bagian kenangan serta sejarah bagi seorang siswa. Rutinitas yang selalu ditunggu saat tahun ajaran baru oleh kakak kelas dan dewan guru inipun akan selalu dipersiapkan dengan matang, agar memberikan kesan pertama yang membekas bagi siswa baru yang diharapkan akan membekas dengan goresan nilai-nilai positif.

Namun kegiatan yang seyogyanya akan berlangsung penuh keceriaan ini, dipastikan tidak akan seperti yang dibayangkan. Hal ini tentu saja akibat masih masifnya penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kalimantan Selatan, hingga belum adanya wilayah yang masuk dalam zona hijau.

Oleh karena itu pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel belum membolehkan bagi sekolah untuk mengadakan pertemuan tatap muka, baik Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) maupun proses belajar mengajar, dan diganti dengan sistem online, hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Menanggapi hal ini, Kepala SMA Negeri 3 Banjarbaru, Ahmad Sofiani, saat ditemui disela kegiatan MPLS menyebut, pihaknya secara prinsip sangat patuh terhadap arahan dari Disdikbud Kalsel, sehingga pelaksanaan MPLS yang dimulai pada Senin (13/7) hingga Rabu (15/7) hanya melalui online.

“Kasus Covid-19 kan masih tinggi, jangankan yang di zona merah, sepertinya yang berada di zona hijau pun akan takut untuk melaksanakan kegiatan tatap muka,” ujar Sofiani, Selasa (14/7), sembari mempersiapkan bahan untuk mengisi materi MPLS online.

Agar siswa baru tetap dapat menyimak dengan baik materi MPLS, Sofiani mengatakan pihaknya membagi peserta menjadi 4 kelompok. Sehingga setiap kelompok dapat secara bersamaan mengikuti kegiatan namun dengan materi yang berbeda.

“Materinya banyak, profil sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, lingkungan sekolah dari depan hingga belakang yang ditampilkan melalui foto-foto, intinya mengenal lingkungan sekolah,” jelasnya.

“Jadi meskipun siswa berada di rumah, mereka tetap dapat mengenal lingkungan sekolahnya,” tambahnya.

Adapun setiap kelompok akan mengikuti materi selama 30 menit untuk satu materi. Kemudian akan mengikuti materi lainnya dengan durasi yang sama.

Untuk diketahui, siswa baru di SMA Negeri 3 Banjarbaru ini berjumlah 358 siswa dari total 360 kuota yang disediakan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020. (ASC/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat