NewsProvinsi Kalsel

GTPP Covid-19 Kalsel Kembali Tambah Tempat Karantina Khusus

BANJARBARU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan kembali akan melakukan penambahan tempat karantina khusus pasien Covid-19.

Setelah sebelumnya GTPP Covid-19 Kalsel mempunyai 4 tempat karantina khusus yakni Balai Diklat di jalan Ambulung Banjarbaru, Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) di jalan Mistar Cukrokusumo, Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) di jalan Panglima Batur Banjarbaru, serta Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, kini GTPP Covid-19 Kalsel berencana menambah 2 gedung lagi untuk dijadikan karantina khusus.

“Setelah kemarin Asrama Haji, saat ini kami mempersiapkan untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Sekolah Polisi Negara (SPN),” ujar Penanggung jawab karantina khusus GTPP Covid-19 Kalsel, Sukamto, usai pelepasan tamu karantina yang sembuh, Selasa (7/7) di Gedung BPSDM Kalsel.

Sukamto mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei tempat, dan saat ini sudah masuk tahap penyusunan serta setting tempat mengenai keperluan sebagai karantina khusus yang layak.

“Biasanya tidak sampai dua minggu, meski perlu banyak pembenahan tempat, tapi insyaallah dua minggu sudah bisa digunakan,” terangnya.

Sukamto juga merincikan, dari 4 tempat karantina khusus pasien Covid-19 yang saat ini dimiliki, terdapat 418 orang yang sembuh, dari total 698 penghuni karantina.

“Ini artinya, 60 persen penghuni karantina sembuh,” jelasnya.

Adapun rata-rata tinggal dikarantina dikatakannya selama 24 hari, yang mana hal ini mengikuti masa tunggu hasil uji swab.

“Kalau hari ini swab, hari ini langsung keluar hasil, maka dikurangi masa itu, jadi kalau 24 hari, dikurangi 7 hari, maka 17 hari saja. Penghuni yang dilepas hari ini pun merupakan hasil swab di tanggal 24 Juni yang lalu,” jelasnya. (ASC/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat