BanjarmasinNews

Legislatif Minta Eksekutif Intens Perhatikan Pertambahan Jumlah Penduduk

BANJARMASIN – Kalangan legislatif meminta Pemerintah Kota, lebih intens mengatasi kenaikan jumlah penduduk yang terjadi setiap tahun.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Yamin kepada wartawan pada Selasa (30/6) mengatakan, ada beberapa langkah yang harus dilakukan Pemerintah kota. Diantaranya, menggalakkan kembali program Keluarga Berencana (KB) dan melakukan pengawasan secara ketat terhadap penduduk pendatang, serta mengantisipasi pernikahan di bawah umur atau usia dini.

“Kami ingin perkawinan usia dini dicegah, melalui dimaksimalkannya sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,”  ucapnya.

Yamin menyampaikan, dalam Perda Nomor 17 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak pasal 34 ayat (1), setiap orang tua dilarang menikahkan anak yang umurnya belum memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan, terkecuali atas dasar kewajiban agama untuk segera mengawinkannya. Dengan aturan ini diterapkan tentunya mengurangi jumlah pertumbuhan penduduk di Banjarmasin.

“Saat ini jumlah penduduk Banjarmasin sudah mencapai hampir 700.000 jiwa,” katanya.

Dirinya berharap, dengan terkendalinya pertambahan jumlah penduduk, maka tercipta kesuksesan pelaksanaan program Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Untuk diketahui,  program pengendalian kependudukan dan KB adalah sebagai salah upaya pemerintah mengendalikan kelahiran, program nasional ini akan mampu mewujudkan keluarga yang berkualitas, lebih baik dan sejahtera. (NHF/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat