BanjarbaruNews

Hari Kedua PPDB SMA, Aplikasi Kembali Alami Gangguan

BANJARBARU – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem online, seyogyanya dapat lebih mempermudah calon siswa untuk melakukan pendaftaran melalui rumah saja.
Namun karena sering bermasalahnya aplikasi PPDB ini, membuat verifikasi yang dilakukan oleh pihak sekolah juga mengalami keterlambatan.

Pemberitahuan aplikasi PPDB online.

“Hari ini gangguan dari jam 11.00 hingga sekarang, kemarin juga di jam yang hampir sama,” ujar wakil kepala sekolah, yang juga merupakan Ketua PPDB online SMA Negeri 2 Banjarbaru, Haryono, Selasa (30/6), sekitar jam 12.30 siang.

Gangguan aplikasi ini dikatakan Haryono, dengan alasan masih dilakukan proses sinkronisasi data dan zonasi, sehingga untuk sementara pengajuan pendaftaran ditutup sampai batas sinkronisasi selesai pada hari ini.

“Jadi ketika kami buka aplikasi, tulisan tersebut yang tertera,” terangnya.

Dirincikan Haryono, hingga saat ini calon peserta didik yang telah mendaftar melalui jalur zonasi di sekolah ini sudah mencapai 298 orang, namun yang sudah terverifikasi baru 126, sedangkan 142 masih belum dilakukan verifikasi, dan 30 sisanya ditolak.
Untuk jalur prestasi akademik, pendaftar 48 orang, yang sudah terverifikasi 18, belum terverifikasi 23 dan 7 yang ditolak.
Adapun jalur afirmasi, pendaftar 14 orang, 7 sudah verifikasi dan 7 ditolak.
Sedangkan untuk jalur pindah orang tua terdapat 19 pendaftar, 6 sudah verifikasi, 4 belum verifikasi, dan 7 ditolak.
Untuk jalur terakhir yakni jalur prestasi non akademik, terdapat 20 pendaftar, dengan rincian 3 yang sudah terverifikasi, 16 yang belum terverifikasi dan 1 yang ditolak.

“Masih banyak yang belum terverifikasi, karena gangguan ini. Kalau yang ditolak, karena kelengkapan data yang masih kurang,” terangnya.

Sementara itu, salah satu wali murid asal Sungai Ulin Banjarbaru Ernawati, memilih untuk datang langsung ke sekolah, karena mengaku was-was dengan keikutsertaan anaknya, karena hingga saat ini belum masuk dalam verifikasi.

“Padahal daftarnya kemarin siang, sampai ini belum muncul namanya, jadi saya pilih datang langsung untuk mencari info,” ujarnya.

Orang tua Areta Kristiani ini mengatakan, kepanikan ini juga turut dirasakan oleh orang tua siswa lainnya, karena mengalami nasib yang sama.

“Di WhatsApp group sekolah SMP dulu semua pada ribut, katanya mengalami hal yang sama, kami saling bagi informasi disitu,” ujarnya.

Untuk diketahui, PPDB online ini merupakan kebijakan pemerintah untuk menghindari terjadinya kerumunan ditengah pandemi Covid-19, sehingga dengan sistem ini diharapkan calon siswa lebih mudah untuk mendaftar cukup dirumah saja. (ASC/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat