NewsProvinsi Kalsel

Bertambah 108 Kasus Baru, Kasus COVID 19 di Kalsel Masih Didominasi Hasil Tracing

BANJARBARU – Hingga akhir Juni 2020 ini, kasus terkonfirmasi positif COVID 19 di Kalimantan Selatan masih terus bertambah. Bahkan pada Selasa (30/6), penambahannya mencapai 108 kasus, atau penambahan terbanyak dalam sehari, terhitung selama seminggu terakhir ini. Dengan adanya penambahan 108 kasus baru ini, maka total jumlah kasus positif COVID 19 di Kalimantan Selatan, sudah mencapai angka 3.148 kasus. Dimana 2.193 orang diantaranya masih menjalani perawatan. Baik disejumlah rumah sakit rujukan milik pemerintah hingga rumah sakit swasta, maupun karantina secara khusus di fasilitas gedung milik pemerintah daerah, dan juga isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan ketat dari petugas kesehatan.

Dalam keterangan persnya Selasa (30/6) juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID 19 Kalimantan Selatan Kalimantan Muhammmad Muslim mengatakan, 108 kasus baru yang dilaporkan terjadi di 4 kabupaten/kota hari ini, didominasi hasil tracing atau penelusuran oleh petugas surveilans. Bahkan total hasil penelusuran pada hari ini mencapai 94 persen.

“Dari 108 kasus baru hari ini, hanya 6 yang berasal dari pasien dalam pengawasan atau PDP. Sedangkan sisanya sebanyak 102 orang atau sekitar 94 persen berasal dari hasil tracing. Terutama di kota Banjarmasin, dengan jumlahnya mencapai 72 orang. Kemudian Tanah Laut sebanyak 15 orang atau kasus, Hulu Sungai Selatan 12 kasus dan kabupaten Banjar 3 kasus baru,” urai lelaki yang juga menjabat sebagai kepala dinas kesehatan provinsi Kalsel tersebut.

Lebih lanjut Muslim mengatakan, bahwa angka kesembuhan saat ini juga terus mengalami peningkatan. Terutama dari perawatan di karantina khusus, yang disiapkan pemerintah provinsi di 3 fasilitas gedung di kota Banjarbaru. Tercatat, hari ini angka kesembuhan bertambah sebanyak 27 orang, sehingga total kesembuhan mencapai 766 orang.

“Hari ini kesembuhan yang tercatat berasal dari karantina khusus di Tanah Laut sebanyak 7 orang, serta isolasi mandiri di kota Banjarmasin dan kabupaten Banjar, dengan jumlahnya masing-masing sebanyak 18 dan 2 orang,” urainya seraya berharap akan lebih banyak lagi yang dinyatakan sembuh dari COVID 19 ini di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, data gugus tugas percepatan penanganan COVID 19 Kalimantan Selatan pada Selasa (30/6) juga menunjukkan, angka kematian bertambah sebanyak 3 orang pada hari ini. Yakni Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal beberapa hari lalu, dan hasil PCR nya baru keluar hari ini, dengan menunjukkan hasil positif COVID 19. Dengan begitu, total kematian akibat COVID 19 di provinsi ini mencapai 189 orang. Jumlah ini, menjadikan Kalsel tetap berada di peringkat ketiga kematian akibat COVID 19 tertinggi secara nasional, di bawah Jawa Timur dan DKI Jakarta. (RIW/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat