BanjarmasinNews

Gowes Boleh, Asal Terapkan Protokol Kesehatan

BANJARMASIN – Baru-baru ini, setelah berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bahkan jelang kehidupan new normal, para pecinta gowes kembali ramai terutama di akhir pekan.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. H.Moch. Ansari Saleh Banjarmasin dr Yuddy Riswandhy N, M.Kes, kepada Abdi Persada FM pada Senin (29/6) mengatakan, kegiatan gowes boleh saja dilakukan, untuk menjaga kebugaran tubuh, dan meningkatkan imunitas tubuh, apalagi saat ini kondisinya masih tanggap darurat covid-19. Namun penerapkan secara ketat protokol kesehatan sangat penting dilakukan.  Yang paling utama, yaitu selalu memakai masker.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, dr Yuddy Riswandhy N, M.Kes.

“Memakai masker itu sudah pasti wajib ya, namun bisa saja diturunkan dibawah hidung, untuk sesekali menghirup udara segar, agar tidak terjadi gangguan pernapasan di paru-paru dan jantung, kemudian menjaga jarak dengan para gowes lain minimal 1 meter, dan di dalam tas selalu tersedia hand sanitizer. Para gowes juga harus membawa botol minuman sendiri, tidak saling pinjam meminjam sepeda, dan penting setelah olahraga, langsung pulang ke rumah, jangan berkumpul dengan kerumunan banyak orang,” jelas Yuddy panjang lebar.

Lebih lanjut Yuddy menjelaskan, para pecinta gowes juga harus rutin mencuci tangan pakai sabun dan di air mengalir, terutama saat melakukan tempat untuk singgah dalam beristirahat.

“Kalau tidak ada air, bisa menggunakan hand sanitizer. Jangan sering mengusap daerah mata dan hidung, serta konsumsi asupan gizi yang seimbang. Sehat dan bugar, tentu akan diperoleh, selama memperhatikan protokol kesehatan,” katanya.

Sementara itu salah satu pecinta Gowes, Linda Santoso, mengatakan, kegiatan gowes memang rutin dilakukan setiap akhir pekan, untuk meningkatkan daya imun tubuh, terlebih sebagai PNS di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, dengan padatnya aktivitas apalagi sebagai ibu dua anak, menuntutnya untuk selalu sehat.

“Penerapan protokol kesehatan secara ketat seperti memakai masker, meski kadang sesekali dilepas untuk tetap menghirup udara, menjaga jarak dan tersedia di dalam tas hand sanitizer, itu memang sudah dilakukan, karena bukan hanya ingin sehat, namun bugar itu sangatlah penting,” ungkapnya.

Linda menyampaikan, biasanya gowes dilaksanakan selama dua jam, mulai berangkat dan pulang ke rumah, wilayah gowes yang dituju dalam Kota hingga lintas Kabupaten, dan menyempatkan singgah untuk momen swafoto sebagai kenang kenangan bersama.

“Selama berfoto pun tetap pakai masker dan menjaga jarak,” tutupnya.

Seperti diketahui, saat ini di kota Banjarmasin mulai ramai warga pecinta gowes, setiap akhir pekan, tidak hanya kalangan muda namun juga para lansia, dengan keinginan tetap sehat dan bugar, meski masih masa pandemi covid-19, namun secara ketat menerapkan protokol kesehatan. (NHF/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat