BanjarbaruBanjarmasinNews

Hotel Batung Batulis Banjarbaru Siap Jadi Tempat Karantina COVID-19

BANJARBARU – Terkait kabar bahwa salah satu Hotel yang dikelola Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan direncanakan menjadi tempat penanganan dan karantina untuk pasien COVID-19, dibenarkan langsung oleh Pengelola Hotel Batung Batulis Banjarmasin – Banjarbaru, Yossy Hoesain, Senin (22/6).

Pengelola Hotel Batung Batulis Banjarmasin – Banjarbaru, Yossy Hoesain.

“Betul, melalui PT Bangun Banua. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menyurati kami, dan dari pengelola Hotel Batung Batulis siap menjalankan sesuai intruksi,” ujarnya kepada Abdi Persada FM melalui sambungan telepon.

Ia mengungkapkan ada 34 kamar yang akan disediakan oleh pihak pengelola Hotel Batung Batulis Banjarbaru apabila disetujui untuk dijadikan tempat penanganan dan karantina bagi pasien COVID-19 di wilayah Kalimantan Selatan.

“Ada 34 kamar di Hotel Batung Batulis Banjarbaru, apabila telah disetujui oleh pusat untuk difungsikan sebagai tempat karantina COVID-19,” ungkapnya.

Meski demikian, Yossy mengungkapkan sangat mengapresiasi apabila hal tersebut terwujud, dengan harapan penanganan COVID-19 bisa diatasi dan diminimalisir.

Namun, hingga kini, pihaknya masih menunggu intruksi selanjutnya dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui tim Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan.

“Untuk saat ini, kami masih menunggu pusat (PT Bangun Banua) untuk memberikan intruksi agar Hotel Batung Batulis Banjarbaru bisa digunakan,” bebernya.

Ia menyanpaikan pula, sebagai bentuk dukungan yang diberikan oleh PT Bangun Banua melalui Hotel Batung Batulis Banjarbaru yang secara penuh pengelolaannya dibawah tanggungjawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini bisa menjadi langkah positif bagi pihaknya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat di Kalimantan Selatan.

“Kami sangat mendukung adanya ini, maka dari itu, sebagai bentuk dukungan dari sejumlah kamar di Hotel Batung Batulis Banjarbaru bisa dimanfaatkan untuk karantina bagi pasien COVID-19 di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (RHS/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat