BanjarbaruNews

Wisma PSBR Budi Satria Siap Jadi Tempat Karantina ODP

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya melakukan pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19) di Kalimantan Selatan. Salah satunya, dengan mengajukan wisma Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Budi Satria, yang berada di Jalan A. Yani, Landasan Ulin, Banjarbaru, sebagai tempat khusus karantina untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP).

PSBR Budi Satria Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan A. Yani, Landasan Ulin, Banjarbaru.

Kepala Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Budi Satria Banjarbaru, M. Yus’a Saleh mengatakan banyaknya kasus terkonfirmasi virus Corona di Kalimantan Selatan, membuat pihak pengelola PSBR Budi Satria berinisiatif mengajukan wisma mereka sebagai tempat khusus karantina bagi ODP COVID-19.

Kepala PSBR Budi Satria Banjarbaru, M Yus’a Saleh.

“Kebetulan tempat kita ini juga berdekatan dengan Bandara Internasional, maka hal ini tidak menutup kemungkinan bisa digunakan sebagai fasilitas tempat karantina ODP,” ungkap Yus’a kepada Abdi Persada FM, Rabu (27/5).

Selanjutnya, Ia mengungkapkan alasan dirinya mengajukan wisma PSBR Budi Satria Banjarbaru khusus untuk ODP dikarenakan tahun ajaran bagi siswa binaannya baru akan dimulai pada Juli mendatang.

“Kebetulan satu setengah bulan ini kosong makanya dimanfaatkan untuk ruangan khusus karantina bagi ODP. Karena pada Juli mendatang penerimaan siswa binaan dimulai lagi,” ungkapnya.

Menurut Yus’a, kapasitas yang dimiliki wisma PSBR Budi Satria Banjarbaru milik Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan tersebut dipastikan dapat menampung hampir 150 orang dengan total 10 wisma apabila disetujui oleh Pemerintah Provinsi Kaliamantan Selatan melalui Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan COVID-19.

“Ada 10 wisma yang bisa dimanfaatkan apabila disetujui, mungkin nanti tim Gugas COVID-19 bisa mengecek langsung apakah layak dipergunakan sebagai tempat karantina ODP,” tuturnya.

Sementara itu, Ia menjelaskan selain mengajukan wismanya sebagai tempat karantina, pihaknya juga meminta agar tim medis kesehatan juga dapat dipekerjakan di PSBR Budi Satria Banjarbaru untuk menangani pasien ODP.

“Ada 13 perawat yang mengajukan lamaran kepada kami, maka dari itu kalau dianggarkan harapannya bisa dipekerjakan disini untuk menangani pasien ODP COVID-19,” imbuhnya.

Bahkan, selaku pimpinan PSBR Bina Satria Banjarbaru, Yus’a juga akan siap terlibat langsung dalam penanganan para ODP yang ditampung. Selain diberikan pelayanan kesehatan para ODP juga akan diberikan bimbingan rohani dan jasmani.

“ODP yang ditampung bukan hanya karantina, namun penyembuhan psikologisnya melalui pendekatan keagamaan dan kesehatan jasmani juga akan diterapkan disini dengan konsep dari PSBR Budi Satria,” tuturnya.

Selain itu, dirinya menjamin dalam menangani pasien ODP di kawasannya nanti, pihaknya akan lebih mengutamakan protokol kesehatan dengan mengedepankan penerapan religius khusus dalam penguatan mental.

“Jadi, syarat apabila masuk sebagai ODP di wisma PSBR Budi Satria Banjarbaru harus mengikuti peraturan yang kami jalankan sesuai protokol kesehatan,” pungkasnya. (RHS/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat