NewsProvinsi Kalsel

Disdikbud Kalsel Akan Susun Jadwal Sekolah Normal

BANJARBARU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan akan segera menyusun kembali penjadwalan khusus bidang satuan pendidikan untuk wilayah dengan kategori zona hijau di Kalimantan Selatan yang telah bebas dari penyebaran pandemi COVID-19 atau virus Corona.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan, M Yusuf Effendi, dengan adanya penyusunan tersebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dirjen Dikdasmen Kemendikbud RI tentang penerapan sistem satuan pendidikan dengan tujuan agar siswa dapat kembali bersekolah secara normal.

“Kemarin kami telah melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Dirjen Diksdasmen Kemendikbud RI tentang penjadwalan khusus untuk wilayah yang masuk dalam kategori zona hijau,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan dengan adanya sistem yang telah disepakati bersama dengan Dirjen Dikdasmen Kemendikbud RI ini, setidaknya pihaknya telah mendapatkan solusi agar kegiatan belajar mengajar kembali bisa diaktifkan kembali setelah adanya pandemi COVID-19 atau virus Corona yang masuk di Kalimantan Selatan.

“Karena terlalu lamanya siswa telah melaksanakan belajar dirumah dan kebetulan konsepnya ini dikhususkan hanya untuk wilayah zona hijau saja. Namun, bagi wilayahnya yang masuk di zona merah maka masih wajib melaksanakan sesuai prosedur pencegahan COVID-19 dari Pemerintah yakni tetap belajar dirumah,” jelasnya.

Selanjutnya, Yusuf menambahkan untuk penerapan penjadwalan ini, melalui Dirjen Dikdasmen Kemendikbud RI telah membuat tiga skenario dalam pelaksanaanya nanti

“Kalau hal ini memungkinkan maka sesuai arahan tiga skenario tadi yaitu dimulai pada bulan Juli, akan tetapi apabila tidak memungkinkan lagi maka diralat ke bulan September. Bahkan, kemungkinan Desember bakal masuk sekolah kembali dengan hasil kesepakatan tim Gugas pusat,” ungkapnya.

Kendati demikian, Ia menerangkan untuk penerapan penjadwalan ini walaupun telah disepakati dengan Pemerintah pusat, namun khusus pelaksanannya nanti harus menyesuaikan situasi dan kondisi dilapangan. Mengingat, saat ini pihaknya masih berfokus pada penguatan petunjuk pelaksanaan program kegiatan belajar mengajar secara normal.

“Kami masih terus melakukan koordinasi dengan pusat, dimana untuk juknis harus benar-benar matang karena kondisi pandemi juga menjadi pertimbangan khusus bagi satuan pendidikan di wilayah Kalimantan Selatan,” imbuh Yusuf.

Yusuf berharap, dengan adanya konsep yang telah disepakati bersama dengan Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikdas Kemendikbud) Republik Indonesia selaku koordinator dalam hasil rapat diskusi bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bisa menjadi titik terang dan solusi bagi orang tua serta siswa dalam rangka mensukseskan pendidikan di seluruh nusantara.

“Kami berharap konsep dari pusat ini bisa segera terealisasi nanti agar pendidikan dapat kembali normal dan pandemi COVID-19 juga dapat segera berakhir,” pungkasnya. (RHS/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat