BanjarmasinNews

PSBB di Kota Banjarmasin Diperpanjang

PSBB Tahap 3 Libatkan RT dan RW

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memutuskan, untuk memperpanjang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 3. Hal ini disampaikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, usai melaksanakan rapat bersama pihak terkait lainnya, di rumah dinas Walikota Banjarmasin, Kamis malam (21/5).

Ibnu menyampaikan, berdasarkan hasil kesepakatan bersama, maka diputuskan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarmasin kembali diperpanjang.

“Setelah mencermati kebijakan dari pemerintah pusat, kemudian melihat dari waktu tanggap darurat sampai tanggal 30 Mei, maka PSBB tahap 3 di Kota Banjarmasin diperpanjang,” ungkap Ibnu.

Hanya saja, tambah Ibnu, perpanjangan kali ini hanya sampai 10 hari saja. Dari tanggal 21 sampai 31 Mei 2020.

“Pada perpanjangan 10 hari ini diharapkan, dapat mengejar sejumlah angka-angka di lapangan, yang terkait penyebaran covid-19 secara kesehatan, serta meningkat kesadaran masyarakat, semakin taat dalam menggunakan masker, dan melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” tutur Ibnu.

Ditambahkan Ibnu, selama 10 hari kedepan, pihaknya berharap sejumlah kekurangan pada pelaksanaan PSBB sebelumnya, dapat diperbaiki pada pelaksanaan tahap 3  ini.

Ibnu mengatakan, pada pelaksanaan PSBB tahap 3 ini Pemerintah Kota Banjarmasin akan melibatkan peran RT dan RW.

“PSBB tahap 3 di Kota Banjarmasin kali ini, maka kami akan melibatkan peranan RT dan RW, untuk menjaga wilayahnya,” ucap Ibnu.

Dengan melibatkan peranan RT dan RW, akan dapat menciptakan kembali pos kambling, sehingga warga dapat menjaga lingkungan mereka secara mandiri.

“Peran masyarakat pada setiap komplek dapat membuat aturan agar tidak sembarang orang dapat masuk ke wilayah lingkungan tempat tinggal mereka,” ujar Ibnu.

Menurut Ibnu, dengan melibatkan peranan RT dan RW tersebut, akan tercipta Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK), sehingga tidak mudah orang lain masuk ke wilayah mereka tersebut.

“Mengingat, peranan masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19,” pungkas Ibnu. (SRI/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat