20 Oktober 2021

Saksikan Pemusnahan 230 Kg Narkoba Jaringan Internasional, Ini Janji Paman Birin

2 min read

Kapolda Kalsel (tengah) didampingi Gubernur Kalsel (baju putih) dan Kajati Kalsel (paling kiri) saat mencampur narkoba dengan detergen untuk dimusnahkan menggunakan mobil molen pada Rabu (20/5).

BANJARBARU – Masih ingatkan Anda? Pada awal Maret 2020 lalu, saat jajaran Ditresnarkoba Polda Kalimantan Selatan berhasil menggagalkan beredarnya 230 kilogram lebih narkoba jenis sabu jaringan Malaysia. Kapolda yang menjabat saat itu Yazid Fanani dengan bangga memperlihatkan hasil tangkapan jajarannya kepada wartawan, dan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor serta unsur Forkopimda yang hadir di aula Mathilda Batlayeri Polda Kalsel. Bahkan saat itu, hadir pula ulama kebanggan Banua almarhum Ustad Zuhdiannor, yang sengaja diundang untuk mendoakan lancarnya kegiatan perang melawan narkoba di Banua. Kini setelah dua bulan berlalu, ratusan kilogram barang haram itu akhirnya dimusnahkan pada Rabu (20/5) di lapangan kantor Satpas Ditlantas Polda Kalimantan Selatan, kawasan Landasan Ulin kilometer 21 Banjarbaru. Pemusnahan ini dipimpin Kapolda yang baru Nico Afinta, bersama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang disaksikan unsur Forkopimda.

Barang bukti yang dimusnahkan diperlihatkan bersama 6 tersangka yang berhasil ditangkap.

Kapolda Kalsel Nico Afinta mengaku sangat bangga dengan kinerja jajaran Ditresnarkoba Polda Kalsel, yang berhasil mengungkap kasus besar ini. Bahkan Ia mengklaim, kasus narkoba ini adalah yang terbesar yang berhasil diungkap jajaran Polda di luar pulau Jawa, pada tahun ini.

“Perlu bapak-bapak ketahui, bahwa tidak mudah mengungkap kasus narkoba di negeri ini. Satu, para pelaku kejahatan ini berlapis-lapis, mulai dari pengedar kecil, pengedar besar hingga bandar. Selama ini yang sering tertangkap hanyalah pengedar kelas teri, dan bila ditelusuri untuk mendapatkan sang bandar, sering gagal atau terhenti di tengah jalan. Ini berdasarkan pengalaman saya yang juga pernah menjabat sebagai direktur narkoba. Oleh karena itu, keberhasilan ini adalah suatu prestasi yang luar biasa, dan patut diapresiasi. Saya dengar pak gubernur akan memberikan bantuan biaya operasional karena prestasi ini, untuk itu saya ucapkan terima kasih,” jelas Kapolda yang baru menjabat beberapa hari tersebut.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan pada kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba di Banjarbaru pada Rabu (20/5).

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor memberikan penghargaan setinggi-tingginya pada keberhasilan jajaran Diresnarkoba Polda Kalsel menggagalkan masuknya ratusan kilogram narkoba jenis sabu di bumi Lambung Mangkurat. Sebab jika ini sampah lolos, maka akan ada jutaan nyawa melayang sia-sia karena mengonsumsi barang haram tersebut.

“Bravo untuk Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan. Kami sangat berterima kasih, karena atas upaya kalian, rakyat Kalsel terhindar menjadi korban keganasan narkoba ini. Oleh karena itu, mewakili rakyat Kalimantan Selatan saya sudah mengusulkan untuk memberikan dana hibah untuk biaya operasional Ditresnarkoba Polda Kalsel, dalam upaya memerangi narkoba. Kita doakan saja, semoga pimpinan DPRD Kalsel segera mengetok palu untuk mensahkan usulan ini,” jelas lelaki yang biasa disapa Paman Birin itu, yang disambut tepuk tangan meriah dari jajaran Polda Kalsel dan para tamu undangan.

Barang haram yang dimusnahkan dengan cara diaduk dalam mobil mixer atau molen ini, terdiri dari sabu dengan berat 237.335,4 gram, ekstasi sebanyak 54.932 butir, dan serbuk ekstasi seberat 220,76 gram. Jumlah yang dimusnahkan ini,  sudah disisihkan sedikit untuk kepentingan penyelidikan dan pembuktian di persidangan. Sedangkan hasil pemusnahan berupa air dan adonan narkoba bercampur detergen, dibuang ke lubang yang sudah disiapkan di lokasi kegiatan. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?