20 Oktober 2021

Lagi, Tiga Pasien Dinyatakan Sembuh, Kasus Baru Bertambah Menjadi 287

2 min read

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) COVID 19 Kalimantan Selatan.

BANJARBARU – Tidak terasa, ternyata hampir dua bulan Kalimantan Selatan berstatus tanggap darurat COVID 19 terhitung sejak pekan ketiga Maret 2020 hingga saat ini, angka kesembuhan dari virus asal Wuhan China tersebut, semakin hari semakin meningkat. Di awal-awal temuan kasus,  angka kesembuhan masih di bawah angka kematian. Namun kini, angka kesembuhan, dua kali lipat lebih banyak dari angka kematian. Prestasi ini, tentunya tidak lepas dari upaya keras para tenaga medis yang merawat para pasien terkonfirmasi positif ini dengan telaten, meski risiko tertular mengintai mereka setiap waktu.

Dalam keterangan persnya Kamis sore (14/5), juru bicara gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) COVID 19 Kalimantan Selatan Muhammad Muslim mengatakan, hingga Kamis (14/5), tercatat ada 61 pasien atau kasus kesembuhan yang terdata gugus tugas. Sementara angka kematian, adalah 30 kasus.

“Pada Kamis ada penambahan 3 pasien di RSUD Ulin Banjarmasin, yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan lebih dari 2 pekan. Satu pasien memiliki KTP Kapuas Kalimantan Tengah, satu dari Tanah Bumbu dan satu lagi dari kota Banjarmasin. Mereka semua berusia di atas 50 tahun. Namun pada Rabu (13/5) juga ada satu pasien positif di RSUD Ulin yang meninggal dunia,” jelas lelaki yang juga menjabat sebagai kepala dinas kesehatan provinsi Kalsel itu.

Lebih lanjut Muslim mengatakan, hingga Kamis (14/5) juga terjadi penambahan sebanyak 2 kasus baru, yang seluruhnya berasal dari hasil tracking atau penelusuran tim gugus tugas daerah. Dengan begitu, total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID 19 di Kalimantan Selatan mencapai 287 kasus, dengan 196 menjalani perawatan di rumah sakit dan karantina khusus, 61 dinyatakan sembuh dan 30 meninggal dunia.

“Dari 196 yang menjalani perawatan, 46 diantaranya dirawat di sejumlah rumah sakit daerah dan rujukan. Diantaranya RSUD Ulin Banjarmasin, RSUD Muhammad Anshari Saleh Banjarmasin rumah sakit Bhayangkara, RSUD Ratu Zaleha Martapura dan RSUD Abdul Aziz Marabahan. Sedangkan 156 lainnya menjalani karantina khusus, yang penahanannya saat ini diambil alih sepenuhnya oleh gugus tugas provinsi, dengan membawa mereka ke fasilitas karantina khusus di Ambulung Banjarbaru, atau Bapelkes Banjarbaru,” tutupnya. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?