16 Oktober 2021

PSBB di Banjar dan Banjarbaru Lebih Ketat

1 min read

Komandan Kodim 1006/Martapura, Letkol Arm Siswo Budiarto.

BANJARBARU – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar nampaknya akan lebih ketat dari Kota Banjarmasin. Pasalnya, jalan di perbatasan dua daerah ini akan ditutup selama 24 jam. Hal ini diungkapkan Komandan Kodim 1006/Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto, selaku Ketua Satgas Pengamanan PSBB Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

“Karena penutupan atau pembatasan dilaksanakan 24 jam, maka di Banjar dan Banjarbaru tidak ada istilah jam malam seperti di Banjarmasin,” jelasnya kepada Abdi Persada FM melalui pesan WhatsApp.

Dengan adanya kebijakan tersebut, dia mengungkapkan, masyarakat nanti tidak bisa leluasa keluar masuk wilayah Banjarbaru dan Banjar.

Dijelaskannya, masyarakat yang dipersilakan keluar atau masuk wilayah Banjar dan Banjarbaru harus punya surat rekomendasi dari pejabat setempat. Sedangkan, bagi para pegawai atau karyawan yang ingin bekerja. Seperti, ASN, karyawan BUMN,TNI dan Polri, diwajibkan membawa surat tugas.
“Kalau wartawan, harus menunjukkan kartu identitas,” ungkapnya.

Untuk diketahui, penerapan PSBB di Kalimantan Selatan kembali bertambah di tiga daerah, yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala, menyusul kota Banjarmasin. Penetapan ini secara resmi telah diumumkan oleh Ketua harian gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan Abdul Haris Makkie, di gedung Idham Chalid Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (13/5).
Adapun PSBB di tiga daerah ini akan dimulai pada Sabtu (16/5), tepat jam 00.01 WITA. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?