16 Oktober 2021

Pemprov Kalsel Siapkan 19 M Lebih, Untuk JPS 13 Kab/Kota

2 min read

Ketua harian GTPP COVID 19 Kalsel (duduk paling kiri) didampingi wakil ketua harian GTPP COVID 19 Kalsel (tengah baju putih) saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Senin sore (11/5).

BANJARBARU – Dampak ekonomi dari pandemi COVID-19 sudah sangat terasa pada Mei ini. Banyak warga yang dulunya masih mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan pas-pasan, terpaksa menunggu bantuan dari pemerintah karena tidak dapat lagi mencari nafkah. Ada pula warga yang hampir miskin, akhirnya benar-benar miskin karena COVID-19 ini. Masalah inilah yang kemudian menjadi perhatian pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, dengan berupaya memberikan bantuan melalui program Jaring Pengaman Sosial (JPS). Hal ini sesuai pula dengan instruksi pemerintah pusat, agar pemerintah daerah mengalokasikan dana bagi masyarakat yang terkena imbas dari pandemi virus asal Wuhan China tersebut. Maka diputuskan, pemerintah provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan dana hingga 19 miliar rupiah lebih, membantu lebih dariĀ  190.000 kepala keluarga di 13 kabupaten/kota yang terkena dampak bencana non alam ini. Kepastian soal bantuan dana hibah jaring pengaman sosial ini, disampaikan langsung Ketua harian gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) COVID-19, sekaligus Sekdaprov Kalimantan Selatan Abdul Haris Makkie, usai rapat terpadu GTPP COVID-19 Kalimantan Selatan di gedung Idham Khalid Banjarbaru Senin sore (11/5).

“Konsep awal, pemberian dana jaring pengaman sosial itu adalah 30 persen pemerintah provinsi, dan 70 persen pemerintah kabupaten kota. Namun setelah dihitung-hitung, konsep ini tidak efektif. Maka kemudian pemerintah provinsi, dalam hal ini gubernur Kalimantan Selatan memutuskan untuk membantu seluruh kabupaten kota di Kalsel, dengan dana seluruhnya dari pemerintah provinsi. Hanya saja besarannya tidak seperti konsep awal yang kita bicarakan dulu dengan pemerintah daerah. Yakni hanya 100 ribu rupiah per KK per bulan selama 3 bulan,” jelas Haris di hadapan wartawan.

Lebih lanjut Haris mengatakan, tahap awal pencarian dana JPS ini adalah untuk daerah yang sudah menyerahkan data penerima secara lengkap kepada gugus tugas provinsi. Yakni by name by address.

“Dari 13 kabupaten kota, baru 12 yang sudah menyerahkan. Dan dari jumlah itu, baru 6 kabupaten/kota yang sudah lengkap by name by addressnya. Sehingga ada sekitar 6,5 miliar rupiah lebih yang akan kami cairkan untuk JPS tahap pertama ini,” tambahnya lagi.

Sesuai data yang disampaikan gugus tugas provinsi, 6 kabupaten/kota yang sudah melengkapi data kepala keluarga penerima, adalah Hulu Sungai Selatan dengan 802 KK, Tabalong 13.209 KK, Hulu Sungai Utara dengan 2.438 KK, Kotabaru 12.457 KK, kota Banjarmasin dengan 30.340 KK dan kota Banjarbaru dengan 8.720 KK. Dana JPS sudah disalurkan mulai Selasa (12/5) melalui gugus tugas masing-masing daerah. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?