19 Oktober 2021

2021, Pemprov Kalsel Akan Ganti Gas Elpiji ke Pipa Gas

2 min read

Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Prov. Kalsel, Sutikno.

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan, khusus proyek pipa gas pengganti tabung elpiji untuk kebutuhan di lima provinsi di Kalimantan pada 2021 mendatang tetap berjalan sesuai dengan perencanaan. Mengingat Kalimantan Selatan juga telah ditetapkan sebagai Ibu Kota penyangga Indonesia.

Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Selatan, Sutikno mengatakan untuk proyek yang memakan anggaran besar ini dipastikan bakal menjadi kebutuhan berkelanjutan bagi masyarakat di Kalimantan khususnya dikalangan menengah dan bawah.

“Proyek pipa gas ini bakal menggantikan tabung elpiji nantinya, mengingat kebutuhan masyarakat juga harus terpenuhi,” ujar Sutikno diruang kerjanya, Senin (11/5).

Meski demikian, Ia mengungkapkan agar kebutuhan ini dapat terus terpenuhi, pihaknya memastikan bahwa Kalimantan Selatan ternyata juga bakal menjadi penyuplai pipa gas bagi masyarakatnya sehingga ketersediaan stok di lima provinsi tidak mengalami kekurangan.

“Nantinya banyak orang-orang yang akan bertransmigrasi ke sini bahkan Kalsel telah ditetapkan sebagai Ibu Kota penyangga Negara (IKN) makanya kita harus menjadi pengembang energi untuk kedepannya,” ungkapnya.

Selain itu, Sutikno menambahkan untuk mengembangkan industri tersebut pihaknya juga sudah menyediakan alokasi dana anggaran khusus proyek masa depan ini yakni pipa gas yang akan menggeser tabung elpiji sebagai kebutuhan masyarakat sekarang.

“Jadi sistemnya sama seperti penggunaan air di PDAM dengan beban pemakaian dan pembayarannya pun relatif sangat murah,” tuturnya.

Bahkan, Ia membeberkan agar dapat mewujudkan proyek pipa gas tersebut maka setiap wilayah di Kalimantan Selatan khususnya di 13 Kabupaten/Kota pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung penuh apabila adanya perencanaan membangun Perusahaan Daerah (PD) sebagai pengelolanya.

“Ini sangat kami dukung selain meningkatkan PAD di daerah juga secara pengelolaan bisa lebih mudah dengan dibangunnya Perusahaan Daerah (PD) khusus pipa gas ini,” ucap Sutikno.

Selanjutnya, Sutikno menyebutkan pipa yang diproyeksikan sebagai pengganti tabung gas elpiji ini ternyata juga dibuat khusus dan tidak sembarangan. Sehingga untuk proses pengunaannya nanti tetap aman dan tidak perlu dikhawatirkan.

“Pipa gas ini dibuat khusus dan aman bahkan membuat untuk jalur pengalirannya di lima wilayah yakni Kaltim, Kalteng, Kaltara, Kalbar dan Kalsel sudah ditentukan titik pemasangannya,” imbuhnya.

Sutikno menambahkan, target yang akan segera dilaksanakan ini bakal terealisasi pada tahun mendatang mengingat pandemi COVID-19 juga berimbas pada proyek besar ini sehingga pengerjaannya pun dipastikan berjalan paling lambat 2022. Namun, sesuai intruksi dari Presiden RI pihaknya akan terus mengejar ketertinggalan tersebut agar segera terealisasi. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?