19 Oktober 2021

Paman Yani : Reses Door to Door Miliki Hikmah Yang Mendalam

3 min read

Reses anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Yani Helmi, dengan sistem door to door, di Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru.

KOTABARU – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan reses di tengah pandemi Covid-19, dengan tidak mengumpulkan massa atau door to door.

Inilah yang di lakukan oleh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Komisi 2 dari fraksi Golkar daerah pemilihan Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Yani Helmi.

Pelaksanaan reses yang  berlangsung selama 2 (dua) hari dari Rabu (7/5) hingga Kamis (8/5)), Yani Helmi bersama rombongan berhasil menyambangi empat titik reses yang berada di desa Pulau Panci, desa Sahapi serta dua titik di desa Tegal Rejo yang masuk dalam Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru.

Berbagai aspirasi masyarakat serta informasi tentang kondisi terkini wabah Covid-19 didapatkan oleh Paman Yani (sapaan akrabnya).

Seperti yang disampaikan Kepala Desa Pulau Panci, Saiansyah, hingga saat ini desa Pulau Panci masih bebas dari penyebaran Covid-19 dengan cara memberikan pemahaman melalui sosialisasi kepada masyarakat akan bahayanya wabah Covid-19 ini.

“Kasus ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan) serta Kasus positif terinfeksi hingga saat ini tidak ada berkat sosialisasi yang kami lakukan, serta diuntungkan dengan tidak ada warga yang melakukan perjalanan jauh,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Saiansyah, untuk dampak sosial dan ekonomi  masih berjalan seperti biasa, karena rata-rata penduduk bekerja sebagai pekebun kelapa sawit dan karet sendiri, sedangkan untuk karyawan di perusahaan juga tidak ada terjadi PHK.

Menanggapi hal ini, Paman Yani menyampaikan, dengan reses secara door to door ini, sedikit banyak juga menguntungkan, karena bisa melihat secara langsung keadaan yang sebenarnya di masyarakat.

“Biasanya kan mengumpulkan massa, tetapi ini kita harus jemput bola, ada hikmahnya juga, karena bisa langsung melihat keadaan masyarakat, terutama yang terdampak Covid-19,” paparnya.

Sementara di desa kedua yaitu desa Tegal Rejo,  Paman Yani di sambut oleh Kepala Desa Tegal Rejo Afid kuddin, serta Camat Johanuddin, untuk bersama-sama melakukan kunjungan ke rumah-rumah penduduk.

Kepada Abdi Persada FM, Camat Tegal Rejo Johanuddin, menyampaikan, dengan hadirnya anggota DPRD ini diharapakan dapat memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat, di tengah mewabahnya Covid-19 ini.

Sedangkan untuk pengamanan, dikatakan Johanuddin, karena mengingat desa ini merupakan perbatasan antara Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu ini, maka pihaknya melakukan pencegahan dengan mendirikan posko pemeriksaan kesehatan di perbatasan.

“Perbatasan antara Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu kami bangun posko pemeriksaan, yang beroperasi selama 24 jam, mengingat Kabupaten Tanah Bumbu masuk dalam kategori zona merah,” terangnya.

Ditambahkan Kepala Desa Tegal Rejo, Afif Kuddin, untuk dampak secara langsung memang tidak ada, namun ada satu kebijakan yang dilakukannya, yaitu menutup sebuah pasar yakni pasar Sukarame, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini.

“Pasar yang ditutup ini sudah mendapat persetujuan dari Camat Kelumpang Hilir, mengingat hampir semua pedagang berasal dari Zona merah,” ujarnya.

Menanggapi hal ini pula, Paman Yani sangat mengapresiasi langkah pencegahan yang sudah dilakukan dan berharap dapat diikuti oleh wilayah lainnya.

“Memang protokol keamanan ini harus di lakukan, agar rantai penyebaran Covid-19 segera dapat di putus,” ucapnya.

Adapun desa ketiga di kecamatan Kelumpang hilir yakni desa Sahapi ini, Paman Yani bersama rombongan kembali menyambangi rumah-rumah warga untuk memberikan bantuan berupa sembako, serta menyerap aspirasi masyarakat yang juga turut di dampingi oleh Kepala Desa Sahapi, M. Yahya, serta Camat Kelumpang Hilir Johanuddin.

Diakhir kegiatan, Paman Yani bersama rombongan melakukan peninjauan ke posko pemeriksaan kesehatan di Kecamatan Kelumpang Hilir, yang kemudian dilanjutkan dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat, berupa pemutaran himbauan dari Presiden Indonesia Joko Widodo dan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor tentang bahaya dan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, di sepanjang perjalanan menuju pulang. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?