16 Oktober 2021

Perpanjang Masa PSBB, Ini Kata Walikota Banjarmasin

2 min read

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina beserta pihak terkait lainnya, saat mengumumkan perpanjang PSBB.

BANJARMASIN – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 1 sudah berakhir, dan kini Pemerintah Kota Banjarmasin kembali memperpanjang masa pelaksanaan PSBB hingga 14 hari kedepan.

Perpanjangan masa pelaksanaan PSBB ini diumumkan langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, di Lobby Balaikota Banjarmasin, Kamis sore (7/5) kemarin.

“Keputusan memperpanjang masa PSBB ini, setelah digelar rapat bersama pihak-pihak terkait lainnya. PSBB tahap kedua ini dimulai pada Jumat 8 Mei sampai 21 Mei 2020,” tutur Ibnu.

Menurut Ibnu, perpanjangan masa pelaksanaan PSBB ini dengan tujuan, dapat menekan kasus covid-19 di Kota Banjarmasin.

“Meski pada pelaksanaan PSBB pertama masih ditemukan kekurangan dimana-mana, namun pada pelaksanaan tahap 2 ini, pelaksanaannya akan kami perketat,” ungkap Ibnu.

Pada pelaksanaan PSBB tahap 2 ini, tambah Ibnu, untuk fungsi tugas masing-masing sudah terbagi dengan jelas.

“Sehingga pada pelaksanaan PSBB tahap 2 ini, masing-masing sudah mengetahui tugas dan fungsinya,” ucap Ibnu.

Oleh karena itu, Ibnu berharap, seluruh warga Kota Banjarmasin dapat mendukung pelaksanaan PSBB tahap 2 ini, agar berjalan sukses.

“Kami berharap, pada pelaksanaan PSBB tahap 2 seluruh warga mendukung, meski pelaksanaan akan diperketat,” ujar Ibnu.

Dalam kesempatan tersebut Ibnu juga mengharapkan, daerah penyangga Kota Banjarmasin dapat segera disetujui, untuk melaksanakan PSBB.

“Kota Banjarmasin telah memperpanjang masa PSBB, karena itu Pemerintah Kota Banjarmasin berharap daerah penyangga seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, serta Kabupaten Barito Kuala. Segera disetujui dalam melaksanakan PSBB di daerah mereka,” harap Ibnu.

Menurut Ibnu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk menanyakan perkembangan usulan kabupaten dan kota tetangga yang menjadi penyangga Kota Banjarmasin.

“Daerah penyangga tersebut telah siap dalam melaksanakan PSBB, tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Kesehatan RI,” tandas Ibnu. (SRI/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?