28 Oktober 2021

COVID-19, UPT Lab ESDM Kalsel Tunda Permintaan Alat Baru

2 min read

Kasi Lab UPT Laboratorium ESDM Kalsel memperlihatkan lemari asam / fume hood yang rusak dan diajukan kembali tahun depan.

BANJARBARU – Unit Pelayanan Teknis (UPT) Laboratorium ESDM Kalimantan Selatan kembali harus menunda pengajuan peralatan lab baru di kantor induknya, mengingat pemangkasan anggaran sebesar 50 persen dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dialokasikan sepenuhnya untuk penanganan dan pencegahan COVID-19.

Kasi Lab UPT Laboratorium ESDM Prov. Kalsel, Rudy Yuliansyah.

Kepala Seksi Laboratorium UPT Laboratorium ESDM Kalimantan Selatan, Rudy Yuliansyah mengatakan untuk pemangkasan anggaran sebesar 50 persen yang terjadi diinstansinya ini membuat pihaknya harus memanfaatkan sumber peralatan lab yang seadanya, mengingat penanganan dan pencegahan COVID-19 di wilayah bumi Lambung Mangkurat lebih penting.

“Dengan adanya pemangkasan sebesar 50 persen pada UPT kami ini berimbas pada penundaan pengajuan peralatan lab yang baru, karena adanya COVID-19 kita juga tak menampik,” ujar Rudy di ruang kerjanya, Rabu (6/5).

Selanjutnya, Ia menyebutkan untuk pengajuan alat yang diingikan pihaknya yakni lemari asam / fume hood yang biasa digunakan berbagai penelitian khusus mineral dan air. Bahkan, mengantisipasi agar pelayanan pengujian serta penelitian tetap berjalan, UPT Lab ESDM menggunakan peralatan yang masih dipakai walaupun  harusnya sudah diganti dengan yang baru.

“Tapi 2021 mendatang pengajuan peralatan yang baru ini, kami lakukan lagi dan semoga perbaikan perekonomian tahun depan bisa terlaksana dan tercapai. Sehingga realisasi dapat terpenuhi,” tuturnya.

Meski rencana mendapatkan bantuan peralatan lab yang baru tertunda ditahun, pihaknya akan tetap memberikan pelayan semaksimal mungkin bagi yang memakai jasa mereka.

“Alhamdulillah, walaupun tertunda kalau pelayanan tetap kami maksimalkan baik dari mahasiswa yang ingin melakukan penelitian ataupun perusahaan,” ungkapnya.

Selain itu, Rudy mengungkapkan selain pengajuan alat lab seperti lemari asam / fume hood yang berguna untuk pengujiannya saat ini. Ia juga berharap peralatan baru lainnya bisa diusulkan juga, mengingat kantor induk yang ditempati UPT Laboratorium ESDM Kalimantan Selatan masih tergolong masih sangat baru.

“Kami berharap COVID-19 bisa segera berakhir sehingga perbaikan perekonomian juga dapat terealisasi sehingga peralatan baru dari UPT ini bisa diusulkan mengingat beberapa alat dikantor induk Dinas ESDM Kalsel tidak bisa dipindahkan,” imbuhnya.

Kondisi renovasi Kantor UPT Laboratorium ESDM Prov Kalsel belum sepenuhnya rampung.

Disamping itu, terkait pemangkasan anggaran sebesar 50 persen bagi instansinya, terlihat pula beberapa bangunan dilokasi UPT Laboratorium ESDM Kalimantan masih belum selesai diperbaiki dan direnovasi. Maka dari itu, pihaknya terus berharap agar masalah COVID-19 ini cepat terasasi segera, walaupun imbas pemotongan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tidak menjadi masalah bagi pihaknya.

“Semoga pengajuan kami bisa segera terealisasi kalaupun belum, tahun depan mudahan terealisasi dengan segera, mengingat pelayanan juga membutuhkan peralatan yang menunjang agar program bisa lebih maksimal sehingga target PAD juga bisa tercapai,” pungkasnya. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?