25 Oktober 2021

DPRD Kalsel Minta Perbankan Patuhi Kebijakan Relaksasi KUR

2 min read

Paman Yani terima perwakilan peternak itik petelur.

BANJARMASIN – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yani Helmi meminta agar pihak Perbankan mematuhi kebijakan pemerintah yang memberikan relaksasi bagi nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terkena dampak virus Corona (Covid-19).

“Insentif yang diberikan yaitu penundaan pembayaran cicilan dan pembebasan bunga selama enam bulan. Berlaku mulai 1 April 2020, sebagaimana yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto di media massa, belum lama tadi, ” jelasnya di ruang kerjanya, Senin (4/5).

Wakil Rakyat Kalsel Asal Dapil Enam yang meliputi Tanah Bumbu dan Kotabaru yang akrab disapa Paman Yani ini mengimbau, para nasabah KUR yang terdampak Covid-19 untuk memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah tersebut. Namun ia mengingatkan agar relaksasi kredit ini tidak membuat para nasabah KUR menjadi terlena, tetapi semestinya relaksasi kredit yang diberikan pemerintah bisa dijadikan momen untuk terus berkarya dan semangat berusaha sehingga kedepan roda perekonomian bisa kembali bangkit seiring dengan berlalunya wabah Corona.

“Semangat pemerintah sudah luar biasa. Tinggal bagaimana para nasabah KUR ini memanfaatkan kebijakan relaksasi kredit agar benar-benar bisa survive di masa pandemi Covid-19 ini,” tegasnya.

Sementara itu, peternak itik petelur, H. Mufsihuddin menyampaikan bahwa kebijakan relaksasi kredit dari Pemerintah tersebut sudah ada. Tetapi ia meminta agar hasil rapat dan arahan Menko Bidang Perekonomian tersebut bisa dilaksanakan secara konsisten di lapangan.

“Karena memang kondisi usaha saat ini terhambat. Di samping kurangnya permintaan karena penerapan PSBB, ternyata juga ada produksi telur dari Jawa yang masuk ke Kalsel dengan harga lebih murah. Kalau harganya kita ikuti, maka kita yang bangkrut,” jelasnya.

Oleh karena itu, Mufsihuddin mengadukan kondisi para peternak ini kepada Paman Yani sebagai Wakil Rakyat. Ia berharap Dewan bisa membantu mendorong pihak perbankan agar bisa konsisten melaksanakan kebijakan relaksasi kredit khususnya bagi nasabah KUR. (NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?