19 Oktober 2021

Kalsel Hadapi Berbagai Tantangan, Khususnya di Sektor Perekonomian

1 min read

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat menyampaikan LKPj 2019 dalam Rapur DPRD Kalsel.

BANJARMASIN – Meskipun di tahun 2019, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai berbagai keberhasilan pembangunan, namun masih dijumpai berbagai tantangan khususnya sektor perekonomian. Hal itu disampaikan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam sambutannya tentang Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kalsel Tahun 2019 pada rapat paripurna DPRD Kalsel, Kamis (23/4).

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Kalsel selama dua tahun terakhir ini mengalami tekanan. Terutama dipengaruhi kinerja sektor pertambangan.

“Tren pelemahan harga batubara yang berlanjut serta pelemahan ekonomi negara mitra turut mempengaruhi kinerja sektor pertambangan,” katanya.

Oleh karena itu, Paman Birin menyatakan Pemprov terus mendorong agar Kalsel tidak hanya bergantung pada komoditas batubara melainkan mendorong tumbuhnya sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis sumber daya terbarukan dan bernilai tambah tinggi. Salah satu sektor yang terus didorong untuk ditingkatkan nilai tambahnya adalah sektor agro industri dan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Pengembangan agro industri Kalsel juga ditopang modal yang kuat dengan posisi Kalsel sebagai salah satu lumbung pangan nasional dan sedang disiapkan sebagai lumbung pangan Ibu Kota Negara baru,” jelasnya.

Melalui penyampaian LKPj Kalsel ini, ia berharap masukan yang konstruktif dari DPRD agar permasalahan pembangunan dapat diselesaikan. Pemprov juga menegaskan untuk terus melakukan perbaikan penyelenggaraan dan pembangunan di Kalsel sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

Seperti diketahui, realisasi pendapatan daerah Kalsel Tahun 2019 sebesar Rp6,7 triliun dari target yang ditetapkan sebesar Rp7,09 triliun atau mencapai target sebesar 95,28 persen. Sedangkan belanja daerah terealisasi sebesar Rp7,04 triliun dari target sebesar Rp7,5 triliun atau terealisasi sebesar 92,83 persen. (NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?