NewsProvinsi Kalsel

Akibat Covid-19, Disdikbud Kalsel Terpaksa Tunda Pelaksanaan Kegiatan Tingkat Nasional

BANJARBARU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan terpaksa harus menunda program kegiatan berbasis peningkatan intelektual bagi peserta didiknya di tingkat nasional akibat pandemi Covid-19 di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, M Yusuf Effendi mengatakan meski penyusunan kegiatan sudah sesuai rencana, namun akibat adanya wabah Covid-19 pihaknya terpaksa harus menunda program tersebut mengingat penyebarannya pun sudah di level angka cukup mengkhawatirkan.

“Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, karena sesuai perintah maka schedule yang seharusnya dijalankan pada bulan ini terpaksa ditunda akibat virus Corona yang terjadi wilayah Kalimantan Selatan,” ujar Yusuf kepada Abdi Persada FM diruang kerjanya, Jumat (24/4).

Selain harus menghentikan sementara kegiatan, Yusuf mengungkapkan pihaknya juga terpaksa harus menunda kegiatan dalam skala nasional yang rencananya bakal dilaksanakan di wilayah Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah.

“Sebenarnya ada kegiatan lomba berbasis peningkatan kecerdasan interlektual khusus untuk peserta didik namun karena adanya Covid-19 ini dari Kemendikbud RI terpaksa menunda dan pelaksanaanya pun padahal di Kalsel,” ungkap Yusuf.

Lebih lanjut disampaikan Yusuf, mengingat penyebaran pandemi Covid-19 juga sudah masuk ke sejumlah daerah di wilayah Kalimantan Selatan. Maka, untuk menggelar kegiatan tersebut dengan bertujuan dalam rangka meningkatkan tarap pendidikan bagi masyarakat saat ini belum memungkinkan.

“Banyak agenda kegiatan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan pada Bulan ini hingga Mei mendatang harus direschedule ulang mengingat Covid-19 juga makin mengkhawatirkan,” tutur Yusuf.

Meski demikian, kegiatan yang harus direschedule dan disusun ulang ini kembali mengacu pada pemangkasan anggaran mengingat adanya penundaan sementara demi mendukung pelaksanaan pemutusan mata rantai Covid-19 di Kalimantan Selatan.

“Memang benar ada pemangkasan tapi khusus kegiatan yang tertunda dari Disdikbud Kalsel. Namun, untuk mendukung pemutusan mata rantai Covid-19 ini tetap harus didukung dan rencananya kami akan susun ulang untuk beberapa agenda lainnya,” ucapnya.

Bahkan sesuai arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tetap akan mentaati prosedur yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat agar dukungan untuk memutus mata rantai Covid-19 dapat terlaksana atau terealisasi.

“Jadi, sementara ini peserta didik yang berada di Daerah kami intruksikan tetap melaksanakan belajar di rumah mengingat wabah virus Corona cukup berbahaya saat ini,” tegasnya.

Yusuf menyampaikan melihat kondisi sekarang ini belum memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah ataupun diluar rumah, pihaknya juga tetap menginstruksikan agar siswa atau peserta didiknya kembali mendapatkan perpanjangan masa belajar di rumah yang rencananya sampai Juni mendatang.

“Sebenarnya kegiatan lomba yang ditunda saat ini yakni Lomba Kompetensi Siswa (LKS) untuk tingkat SMK dan Lomba Pembangunan Karakter (LPK) khusus bagi SMA dalam skala nasional. Sebenarnya program tersebut tinggal menunggu petunjuk dari Kemendikbud RI saja lagi sehingga penjadwalan agenda pun akan disusun kembali,” pungkasnya. (RHS/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat