25 Oktober 2021

Jelang Ramadhan, Pemprov Kalsel Luncurkan Pasar Murah Bersubsidi “Door To Door”

1 min read

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, saat melepas armada untuk mendistribusikan paket sembako dalam pasar murah bersubsidi 'Door To Door' di halaman kantor Dinas Perdagangan Kalsel.

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, membuka secara resmi peluncuran pasar murah sistem distribusi tertutup (Door To Door) di halaman Kantor Dinas Perdagangan Kalsel, Jalan S Parman pada Rabu (22/4) pagi.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, saat di wawancara awak media.

Menurut Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor kepada wartawan pada Rabu (22/4), pasar murah bersubsidi ini sistemnya memang berbeda dari tahun sebelumnya, karena tidak hanya Kalimantan Selatan terkena wabah Covid-19, namun juga di semua daerah bahkan menjadi pandemi global. Dengan demikian sistem distribusi tertutup (Door To Door) merupakan langkah tepat dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona, karena secara langsung tidak menimbulkan kerumunan banyak orang.

“Distribusi dilaksanakan secara tertutup demi menghindari terjadinya kerumunan masyarakat,” ucapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, saat memberikan komentar, pada media massa.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, sistem pasar murah bersubsidi ‘Door To Door’ merupakan kerjasama dengan Bank Indonesia, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), Bulog, Dinas Ketahanan Pangan dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Mengingat sebentar lagi ummat Islam dalam menjalankan ibadah tahunan yaitu bulan suci Ramadhan, sehingga program ini diharapkan dapat memenuhi keperluan sehari-hari masyarakat, tanpa melanggar aturan pembatasan jarak (social distancing) akibat wabah Covid-19.

“Harga paket sembako yang dijual, telah ditetapkan, dan lebih murah dari pasaran,” katanya.

Birhasani menambahkan, satu paket harganya Rp50.000, berisikan 2 kilogram gula, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram tepung, 1 kotak teh, dan 1 kaleng kental manis.

“Ada 6500 paket yang akan didistribusikan ke Kabupaten dan Kota se Kalsel yang sudah terdaftar,” tuturnya. (NHF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?