19 Oktober 2021

PSBB Banjarmasin di Berlakukan, Disdikbud Kalsel Kembali Perpanjang Masa Belajar di Rumah

2 min read

Kepala Disdikbud Kalsel, M Yusuf Effendi.

BANJARBARU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan kembali memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa yang mengalami dampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kota Banjarmasin.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, M Yusuf Effendi, melihat kondisi wabah virus corona yang terus menerus mengkhawatirkan masyarakat di wilayah Kalimantan Selatan terutama yang berdomisi terdampak pandemi tersebut, seperti Kota Banjarmasin. Maka, mengacu pada Surat Keputusan dari Menteri Kesehatan RI pihaknya pun berinisiatif kembali memperpanjang masa belajar di rumah.

“Mengacu pada SK dari Kemenkes RI tentang penerapan PSBB di Kota Banjaramsin maka kami juga mendukung penuh dengan adanya itu. Jadi, yang semula sampai 22 Mei untuk belajar dirumah kini harus diperpanjang sampai Juni 2020,” ujar Yusuf kepada Abdi Persada FM diruang kerjanya, Senin (20/4).

Selain memperpanjang masa belajar di rumah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan juga memberlakukan sistem pendaftaran online bagi peserta didik di tahun ajaran 2020-2021 yang sekarang sudah mulai dibuka. Bahkan, sementara waktu pihaknya harus menutup pendaftaran secara manual.

“Penerapan sosial distancing dan phsycal distancing sesuai intruksi Gubernur Kalsel juga sudah dijalankan di beberapa sekolah agar penyebaran virus corona tidak terlalu berdampak besar di dunia pendidikan,” ungkapnya.

Kendati demikian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan juga sudah berkoordinasi dengan Kemendikbud RI agar penerapan ini tetap berjalan dengan lancar. Walaupun, kondisi wabah Covid-19 masih menjadi kekhawatiran masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya. Maka, beberapa sekolah pun juga harus menerapkan intruksi agar sosial distancing dan physcal distacing tetap dijalankan.

“Untuk tetap aman dan penyebarannya bisa kita hindari sedini mungkin yakni intruksi agar menghindari wabah tersebut. Selain itu, penerapan pendaftaran online sudah mengacu pada Permendikbud RI,” pungkas Yusuf.

Untuk diketahui, meski Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dikhususkan untuk Kota Banjarmasin saja, namun Disdikbud Kalimantan Selatan juga tetap memberlakukan seluruh wilayahnya di Kalimantan Selatan untuk melaksanakan sistem belajar di rumah dengan tujuan, agar pemutusan mata rantai Covid-19 bisa cepat tercapai. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?