20 Oktober 2021

Gandeng Media Massa, PWI Peduli Galang Dana Untuk Masyarakat Terdampak Corona

2 min read

Ketua PWI Kalsel (berdiri baju abu-abu) bersama sejumlah pengurus, tengah menyiapkan hand sanitizer yang akan dibagikan kepada para wartawan.

BANJARMASIN – Berbagai macam kebijakan strategis yang dilakukan pemerintah dalam penanganan COVID 19, mau tidak mau berdampak pada kehidupan masyarakat, baik secara ekonomi maupun secara psikis. Di Kalimantan Selatan, yang sudah menetapkan status tanggap darurat sejak 21 Maret 2020, dampaknya juga sangat dirasakan oleh banyak kalangan. Contohnya saja para pedagang pakaian yang mengaku omzetnya menurun drastis, mengingat masyarakat lebih mengutamakan belanja bahan pangan, selama masa tanggap darurat. Belum lagi para pedagang keliling, pedagang kaki lima, ataupun ojek online yang pendapatannya berdasarkan pemasukan harian.
Demi memberi makan keluarga, mereka mau tidak mau harus tetap bekerja dengan risiko tinggi tertular COVID 19, belum lagi ketidakpastian pendapatan yang diperoleh hari itu.

Menyikapi hal tersebut, maka Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan, menggandeng media massa yang ada di provinsi ini, untuk berniat melakukan penggalangan dana.
“Melalui PWI Peduli kita akan gandeng Pimred media massa di Kalsel untuk melakukan penggalangan dana, dari para wartawan dan masyarakat umum yang ingin berpartisipasi,” ujar Ketua PWI Provinsi Kalsel Zainal Helmie, usai rapat bersama beberapa pimpinan redaksi, Kamis (9/4) di gedung PWI Kalsel kawasan Banua Anyar Banjarmasin.

Dana tersebut nantinya ujar Helmie, akan disalurkan kepada masyarakat miskin dan para pekerja media yang terkena dampak Corona. Dana yang terkumpul nantinya, akan dibagikan melalui bantuan berupa paket sembako.

Helmie pun meminta kepada seluruh media massa yang ada di Kalimantan Selatan, untuk menampilkan iklan layanan masyarakat tentang penggalangan dana yang dilakukan oleh PWI Peduli ini.

Helmie juga menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya pun berencana membagikan masker dan hand sanitizer kepada para wartawan yang berada di lapangan, agar terhindar dari risiko paparan COVID 19.
“Wartawan adalah salah satu profesi yang rentan terpapar Corona, karena dalam tugasnya lebih banyak berada di luar ruangan,” ucap Helmie.

Ia berharap apa yang dilakukan oleh PWI Kalssl dan insan pers ini, dapat membantu pemerintah dalam upaya memerangi penyebaran virus Corona. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?