25 Oktober 2021

PDI-P Kalsel Serahkan Bantuan APD ke RSUD Ulin Banjarmasin

2 min read

Sekretaris DPD PDI-P Kalsel, M. Syarifuddin menyerahkan langsung bantuan APD kepada Dirut RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Suciati.

BANJARMASIN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis ke RSUD Ulin Banjarmasin, Selasa (31/3).

Bantuan alat medis ini berupa sejumlah baju Hazmat APD, sarung tangan standar medis serta minuman dan makanan suplemen kesehatan. Bantuan alat medis diterima oleh Direktur Utama RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Suciati didampingi Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin, Muhammad Syah Jehan.

Sekretaris DPD PDI-P Kalsel, Muhammad Syarifuddin mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan pihaknya sebagai bentuk kepedulian kader-kader Partai berlambang Kepala Banteng ini terhadap para tim medis yang berjuang menangani para pasien terduga virus COVID-19 menjadi garda terdepan sehingga perlu dibantu APD agar dapat bekerja secara maksimal.

“Wabah virus corona ini harus diselesaikan secara bersama-sama, siapapun itu, darimanapun dia, secara bergotong royong apapun bentuknya. Kita sama-sama mengetahui selama ini teman-teman medis menjadi garda terdepan dalam penanganan virus covid 19. Sehingga kita harus memperhatikan tenaga medis untuk memberikan support kepada mereka agar semangat dalam bekerja. Hal itu bisa jadi berpengaruh terhadap pasien kasus virus covid 19 sehingga mereka bersemangat juga untuk sembuh,” jelasnya.

Ketika ditanya alasan kenapa tidak menyalurkan bantuan APD melalui Tim Gugus Tugas, Bang Dhin (sapaan akrabnya) mengatakan pihaknya ingin langsung menyerahkan bantuan secara cepat dan tak ingin ada birokrasi berbelit-belit. Kalau langsung diserahkan ke Rumah Sakit, menurutnya Direktur RS langsung bisa mendistribusikan kepada para tenaga medis.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Suciati menyatakan terima kasih atas bantuan APD dari DPD PDI-P Kalsel. Mengingat saat ini tidak mudah untuk mendapatkan APD ini. Bahkan ia mengaku sudah berusaha memesan APD namun sampai sekarang belum kunjung tiba.

“Kami sangat senang mendapatkan bantuan karena barang-barang APD ini hanya untuk sekali pakai dan dibuang. Sedangkan APD ini sangat diperlukan oleh tim medis yang terdiri dari beberapa dokter dan perawat. Selain itu, APD juga diperlukan untuk tindakan operasi. Dalam kondisi seperti ini, kita sudah sarankan untuk memprioritas kasus-kasus emergency seperti melahirkan, patah tulang terbuka,” jelasnya.

Dengan bantuan APD dari pemerintah dan berbagai donatur, menurut Suciati, membuat pihaknya bisa tenang dan fokus dalam pelayanan kesehatan terutama menangani kasus-kasus virus covid 19.

“Kalau tidak dibantu stok APD hanya cukup untuk tiga sampai lima hari ke depan. Pagi tadi (Selasa) kami juga minta dari BNPB dan dapat bantuan APD sebanyak 100 lembar. Bantuan APD dari para donatur juga sangat diperlukan. Jadi kami bisa tenang, tidak mencari-cari dan was-was terhadap ketersediaan APD dan bisa fokus menangani kasus corona ini,” pungkasnya. (NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?