16 Oktober 2021

2 PDP Meninggal, Terbaru Ulin 12 Asal Banjarmasin

2 min read

Juru bicara gugus tugas P3 COVID 19 Kalsel.

BANJARBARU – Hingga hari kesembilan status tanggap darurat COVID 19 di Kalimantan Selatan, tercatat sudah ada 2 pasien dalam pengawasan (PDP), yang meninggal dunia. Pertama adalah Ulin 6, yang meninggal dunia pada Rabu dini hari (18/3), dan kemudian baru diketahui negatif Corona pada Sabtu (21/3). Terbaru adalah Ulin 12, seorang perempuan usia 51 tahun rujukan dari Banjarmasin, yang meninggal dunia pada Minggu pagi (29/3). Lagi-lagi, hasil swap dari PDP bersangkutan masih belum diterima pihak gugus tugas pencegahan pengendalian dan penanganan (P3) COVID 19 Kalimantan Selatan.

“Hingga saat ini kami masih belum menerima hasil uji swap almarhumah, untuk memastikan statusnya terkait COVID 19 ini. Namun sesuai protokol dari kementrian kesehatan, prosesi pemakaman untuk PDP dan pasien terkonfirmasi positif disamakan. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, mengingat belum adanya hasil laboratorium dari Ulin 12,” jelas juru bicara gugus tugas (P3) COVID 19 Kalsel Muhammad Muslim dalam keterangan persnya Minggu sore (29/3).

Lebih lanjut Muslim menjelaskan, saat ini jumlah PDP yang menjalani perawatan di rumah isolasi RSUD ULIN Banjarmasin tersisa 9 orang. Yakni 3 PDP dari Banjarmasin, 2 dari kota Banjarbaru, 2 dari kabupaten Banjar, dan masing-masing 1 PDP dari kabupaten Tabalong dan Hulu Sungai Selatan.

“Kondisi mereka saat ini mulai membaik, meski ada beberapa diantaranya masih menunjukkan gejala batuk dan sesak nafas. Termasuk dua PDP asal Banjarmasin usia 1 dan 4 tahun, yang sudah 2 hari menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Ulin ini. Sedangkan pasien terkonfirmasi positif yakni Ulin 1, kondisinya terus membaik dan stabil,” urainya.

Disisi lain menurut Muslim, para petugas kesehatan di 13 kabupaten/kota semakin aktif dan masif untuk menelusuri orang-orang yang pernah melakukan perjalanan ke luar daerah, terutama ke daerah endemik seperti Jawa dan Bali. Sehingga pada Senin pagi (30/3), jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kalsel mencapai 1.140 orang. Dimana jumlah tertinggi ada di kabupaten Tabalong sebanyak 173 orang, disusul kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan 124 ODP dan kabupaten Banjar dengan 114 ODP. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?