16 Oktober 2021

Cegah Corona, Dewan Banjarmasin Dukung Sekolah Diliburkan

2 min read

Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali, saat diwawancara awak media.

BANJARMASIN –  Kebijakan Pemerintah Kota Banjarmasin, telah meliburkan sementara kegiatan belajar dan mengajar di sekolah mulai ditingkat  PAUD, TK, SD, SMP, sejak 17 Maret hingga 1 April 2020, mendapat apresiasi dari DPRD Kota Banjarbaru.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali kepada wartawan mengatakan, kebijakan itu  sudah tepat untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona. Namun meski kegiatan belajar sekolah diliburkan, para dewan guru dan orang tua, tetap saling menjalin komunikasi lewat aplikasi whatsapp, agar semua anak didiknya memanfaatkan waktu selama libur dengan mengerjakan pekerjaan rumah. Selain itu juga, membuat para siswa siswi tidak merasa bosan terus berada di rumah selama dua pekan, dan membuat mereka memiliki rasa tanggung jawab, yakni semakin rajin belajar dirumah masing-masing, hal inilah perlu adanya  pendampingan orang tua.

“Koordinasi guru dan orang tua dengan cara memberikan tugas, sebagai upaya proses belajar mengajar tidak ada libur,”  katanya.

Disampaikan Matnor, kalau proses belajar mengajar bisa melalui daring atau penugasan lewat group whatsApp, maka otomatis memudahkan guru, orang tua dan para siswa siswi dapat saling berinteraksi. Selain itu orang tua juga

mengurangi kegiatan di luar rumah atau berada di tempat keramaian umum, misalnya mengajak anak ke Mall, atau ke fasilitas renang maupun ruang terbuka. “Jangan sampai libur disekolah, diartikan liburan, karena akan membahayakan kesehatan,” jelasnya.

“Edukasi orang tua sangat penting mengajarkan si anak cara cuci tangan yang benar, rutin berolahraga dan wajib mengkonsumsi buah serta sayur,” tambahnya lagi.

Lebih jauh Matnor Ali menilai,  saat ini Kota Banjarmasin belum bisa dikatakan status Lockdown, karena keputusan itu ditetapkan Pemerintah Pusat setelah melihat kondisi wilayah. Namun warga Banjarmasin harus tetap waspada dalam menghadapi virus ini, selain menerapkan pola hidup bersih dan sehat, juga memperbanyak doa memohon pertolongan kepada Allah SWT, agar di 13 Kabupaten dan Kota se Kalimantan selatan,  akan terhindar dari wabah penyakit virus covid-19. (NHF/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?