16 Oktober 2021

Dahsyat! 22,7 Kg Sabu Jaringan Malaysia Berhasil Diungkap Ditresnarkoba Polda Kalsel

2 min read

Gubernur Kalsel saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Rabu (11/3).

BANJARMASIN – Untuk kesekian kalinya, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor hadir pada kegiatan konferensi pers di mapolda Kalsel. Kali ini pada Rabu (11/3), kehadiran orang nomor satu di Kalsel itu, untuk mengikuti konferensi pers dan pemusnahan barang bukti narkoba, bersama sejumlah unsur Forkopimda Kalsel. Diantaranya Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kapolda Yazid Fanani dan Kajati Kalsel Arie Arifin. Sekitar jam 09.00 WITA, konferensi pers dimulai dengan mendengarkan pesan dari Gubernur Kalimantan Selatan.

Direktur Ditresnarkoba Polda Kalsel (tengah pegang mikrofon) saat memberikan keterangan kepada wartawan Rabu (11/3).

“Kita menyaksikan bersama hasil kerja yang bisa saya katakan, dahsyat. Kenapa? Karena hasil kerja keras tim dari Polda Kalimantan Selatan, berhasil menangkap pelaku dan bahkan hari ini jumlah barang buktinya itu 22 ribu 700 gram sabu atau 22,7 kilogram sabu. Ini bukanlah barang yang sedikit, dan dampaknya ribuan warga Banua dapat terpapar. Hari ini narkoba menjadi musuh nyata kita semua. Ia berada di alam kegelapan, dan hari ini kita angkat ke permukaan, agar dapat sama-sama kita perangi. Inilah tekad kita semua, Polda Kalsel dan seluruh jajaran Forkopimda, alim ulama, tokoh masyarakat, yang dijawab dengan kerja nyata Polda Kalsel. Karena itu mewakili rakyat Kalsel, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan luar biasa buat jajaran Polda Kalsel,” ujar Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu, dan disambut tepuk tangan seluruh tamu undangan.

Barang bukti narkoba hasil sitaan.

Tak lama kemudian, setelah memberikan pesannya pada konferensi pers, Gubernur bersama Kapolda dan jajaran Forkopimda memusnahkan barang bukti narkoba sebanyak 5,5 kilogram, hasil sitaan selama operasi Antik Intan pada 21 Februari hingga 5 Maret lalu. Pemusnahan dilakukan dengan cara melumatkan narkoba berupa sabu dan sejumlah pil haram, menggunakan blender.

Usai pemusnahan, Direktur Ditresnarkoba Polda Kalsel Iwan Eka Putra menjelaskan, bahwa pada Jum’at (6/3) lalu, pihaknya berhasil mengungkap jaringan narkoba internasional di kawasan Mahligai Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Di lokasi, pihaknya menangkap 3 tersangka dan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 22,7 kilogram dan ekstasi sebanyak 13 butir.

“Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan kasus penangkapan sebelumnya pada 2 Maret lalu. Yakni dua kurir narkoba yang membawa barang haram dari Surabaya menuju Banjarmasin, menggunakan kapal laut. Dengan ini maka menjadi indikasi kuat, bahwa Kalsel sudah menjadi wilayah distribusi narkoba, terutama untuk jaringan lapas Cipinang dan juga jaringan narkoba Malaysia melalui Kalimantan Utara, dan juga Kalimantan Barat,” tutupnya. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?