16 Oktober 2021

Dispersip Banjarmasin Kekurangan Tenaga Arsiparis

1 min read

Kepala Dispersip Banjarmasin Ahmad Husaini.

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kekurangan tenaga arsiparis untuk ditempatkan pada Dinas Perpustakaan dan Arsip. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Banjarmasin Ahmad Husaini, kepada sejumlah wartawan.

Husaini menyampaikan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Banjarmasin hanya memiliki 2 orang yang berkompeten yang saat ini bertugas di Depo Arsip.

“Kita hanya punya 2 orang, yang sesuai bidang kearsipan,” ungkap Husaini.

Tentunya, lanjut Husaini, jumlah tersebut sangat kurang atau masih jauh dari kata cukup.

Menurut Husaini, seharusnya yang menangani kearsipan, memerlukan 10 orang dalam satu depo arsip. Seperti, depo arsip milik Pemerintah Kota Surabaya. Bahkan, di kota tersebut memiliki 30 tenaga arsiparis.

“Jika melihat hal tersebut, maka Pemerintah Kota Banjarmasin masih kekurangan 8 orang tenaga arsiparis,” ujar Husaini.

Husaini mengatakan, untuk menutupi kekurangan tersebut, maka Pemerintah Kota Banjarmasin memperkerjakan pegawai kontrak.

“Kami berharap tenaga kontrak tersebut dapat melaksanakan tugasnya, dengan bertanggungjawab,” ucap Husaini.

Menurut Husaini, arsip yang disimpan di gedung Depo Arsip diutamakan yang berusia 10 tahun keatas. Sehingga, diperlukan penanganan khusus agar tidak rusak. Sehingga dapat bertahan 100 tahun.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Banjarmasin baru saja, meresmikan Depo Arsip yang dilakukan langsung oleh Walikota Banjarmasin. Mengingat, selama ini di Kota Banjarmasin tidak memiliki Depo Arsip. Sehingga, diharapkan, dengan adanya Depo Arsip tersebut, dapat menyimpan arsip arsip penting yang dimiliki Pemerintah Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?