16 Oktober 2021

Ratusan Anggota Satpol PP Banjarmasin Demo BKD

2 min read

Satpol PP Banjarmasin demo BKD

BANJARMASIN – Selasa (18/2), ratusan anggota Satpol PP mendatangi Kantor BKD Kota Banjarmasin, mereka menuntut tunjangan kinerja (Tukin) yang tidak ada kejelasan hingga kini.

Para pendemo ini, ditemui langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, dan Ibnu mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin akan segera menyelesaian permasalahan ini.

“Demo yang dilakukan oleh Satpol PP tersebut, mengenai tunjangan kinerja, karena keseluruhan sudah meningkat. Hanya mereka minta adanya penyusuaian dan keadilan yang bertugas dilapangan,” ujar Ibnu.

Menurut Ibnu, padahal ia pernah mengusulkan tentang penyesuian dan keadilan dilapangan tersebut, namun proses tersebut ada di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Banjarmasin.

“Kami akan mengkomunikasikan tuntutan dari anggota Satpol PP Kota Banjarmasin tersebut bersama-sama BKD, dibantu dengan asisten serta sekda, untuk penyelesaian permasalahan tersebut,” ucap Ibnu.

Ibnu mengaku, jika saat ini ia menunggu usulan dari pihak BKD Kota Banjarmasin terkait usulan dari tunjangan kinerja tahun 2020 ini. Mengingat, tukin pada Januari ini belum dibayarkan, karena belum ada SK dari BKD.

Untuk tukin 2020 ini, lanjut Ibnu, sudah ada kenaikan. Terkait jumlahnya ada di BKD Kota Banjarmasin. Hanya saja, khusus untuk Satpol PP Walikota Banjarmasin ini, belum mengetahuinya.

“Kami berharap permasalahan tukin untuk Satpol PP ini dapat segera diselesaikan,” ucap Ibnu.

Sementara itu, setelah 8 jam menduduki kantor BKD Kota Banjarmasin, akhirnya mediasi antara Pemerintah Kota Banjarmasin dengan ratusan anggota Satpol PP Kota Banjarmasin dapat berjalan baik.

Mediasi dimulai sekitar jam 14.00 – 15.00 WITA, dan mencapai kata sepakat. Mediasi ini dipimpin Sekda Banjarmasin Hamli Kursani. Ia yang akan mengakomodir tuntutan dari ratusan anggota Satpol PP Kota Banjarmasin, kepada pimpinan di Pemko Banjarmasin. Akhirnya, ratusan anggota Satpol PP Kota Banjarmasin membubarkan diri.

“Sebetulnya aspirasi yang disampaikan anggota Satpol PP Kota Banjarmasin ini wajar saja. Hanya, persoalan ini tidak sampai kepada pimpinan, intinya mereka ini sebelum adanya tukin, diberikan uang operasional,” tutur Hamli.

Menurut Hamli, uang operasional dan tunjangan yang mereka terima sebelum adanya tukin sebesar 5 sampai 6 juta rupiah setiap bulannya. Sedangkan, pada saat berlakunya tukin uang tersebut hampir 50 persen hilang.

Hamli menjamin, uang tukin Satpol PP Kota Banjarmasin dalam waktu antara dua sampai tiga hari kedepan sudah dibayarkan.

“Sedangkan, untuk penyesuaian pembayaran tukin Satpol PP segera dilakukan perbaikan,” ucap Hamli.

Menurut Hamli, untuk Satpol PP Kota Banjarmasin yang bekerja dilapangan juga tidak diikutkan dalam realisasi anggaran.

“Pabila realisasi anggaran tidak tercapai, maka petugas dilapangan juga ikut terpotong. Padahal, mereka tidak mengetahui hal tersebut, mengingat, tugas mereka hanya di lapangan saja,” tutur Sekda.

Hamli mengatakan, tuntutan dari anggota Satpol PP Kota Banjarmasin ini disampaikan kepada pimpinan. (SRI/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?