16 Oktober 2021

Permasalahan Sampah, Ini Solusi DLH Kalsel

3 min read

Presiden RI, Joko Widodo bersama Kepala DLH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana dan Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani pada peresmian TPA Banjarbakula, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru.

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Selatan, mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Presiden RI, Joko Widodo, tentang program perencanaan pengelolaan dan pengolahan sampah organik menjadi bahan baku pembangkit listrik di Kalsel, yakni energi batu bara nabati pada 2020 ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, mengatakan, untuk menanggulangi serta meminimalisir permasalahan sampah di Kalsel, pada 2020 ini, DHL Kalsel berhasil mencetuskan produk bahan baku berbahan dasar sampah organik yang bisa dijadikan energi baru untuk sumber penerangan di Kalsel secara terus menrerus.

“Betul, selama ini permasalahan sampah masih menjadi hal serius bagi masyarakat di Kalsel, namun, pada 2020 ini Alhamdulillah kami (DLH) membuat sebuah program, dimana sampah organik yang ada di TPA Banjarbakula akan dijadikan bahan baku yakni batu bara nabati, dan itu sudah dilakukan diuji kalori oleh peneliti dari Jepang serta Finlandia,” tutur Kepala DLH Kalsel, Hanifah.

Kendati demikian, lanjut Hanifah, program tersebut merupakan program pencanangannya pada 2020 ini, yang akan segera direalisasikannya bersama dengan beberapa pihak pengembang lainnya, seperti, perusahaan tambang batu bara hingga PT PLN pun akan ikut andil dalam proses gerakan hemat energi yang ramah lingkungan apabila proyek tersebut berhasil dilaksanakan.

“Jadi dalam jangka pendek ini akan segera kami reflekasi untuk di Kalimantan Selatan, dan nanti akan kami tunjuk juga salah satu Kabupaten/Kota yang siap untuk menjadi pilot project di wilayah tersebut,” beber Hanifah.

Tak hanya itu, Hanifah juga mengungkapkan, dalam menjalankan program yang menjadi perencanaan DLH Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun ini, juga sudah menganggarkan setiap satu paket perkegiatan.

“Memang kami juga sudah mempunyai ketersediaan anggaran mengenai pengelolaan sampah organik ini. Bahkan, ini akan berfungsi sebagai ekologi, ekonomi dan sosial masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Hanifah menyebutkan, untuk produk yang dihasilkan ini bukan hanya bisa dinikmati oleh masyarakat saja, secara ekonomi dapat dipasarkan dan bernilai. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan

pihak DLH Kalsel bisa bekerjasama dengan PT PLN dalam hal industri bisnis masal untuk bahan baku tenaga listrik di Kalimatan khususnya di Kalsel.

“Dan semoga ini dapat terealisasi dengan maksimal serta dapat dinikmati oleh masyarakat luas di Provinsi Kalsel,” ungkapnya.

Selain itu, DLH Kalsel juga sedang mengembangkan sarana pengelolaan oli bekas menjadi bahan bakar yang bisa dijadikan pengganti solar Pertamina C 48 di Lokasi TPA Banjarbakula, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru dan sudah dibangun pada 2019 lalu.

TPA Banjarbakula yang baru diresmikan Presiden RI, Joko Widodo jelang perayaan puncak HPN 2020, pada Jumat (7/2) lalu.

“Kami dari DLH Kalsel juga sudah siapkan FS DED dan AMDAL serta bangunan pelengkap untuk incinerator,” ucapnya lagi.

Aktivitas truck pengangkut sampah dari Kota Banjarmasin berhasil sampai ke TPA Banjarbakula, di Banjarbaru, Senin (10/2).

Bahkan, Ia menyebutkan, TPA Banjarbakula merupakan regional TPA yang mejadi pusat pengelolaan sampah dan limbah B3 baik infesius ataupun yang lainnya. Sedangkan, untuk incineratornya masih proses permohonan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Petugas sedang melakukan pemilahan sampah organik dan an organik di TPA Banjarbakula, Senin (10/2).

Untuk diketahui, Proyek Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan bukan hanya akan merealisasikan proyek yang dapat meningkatkan ekonomi di Provinsi Kalsel, namun juga sudah akan segera meresmikan pembentukan URC atau Unit Reaksi Cepat Persampahan, yang akan terus berkoordinasi bersama dengan DLH kabupaten/kota. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?