16 Oktober 2021

Sensus Penduduk 2020, Pastikan Anda Penduduk Indonesia

2 min read

BANJARBARU – Sensus penduduk merupakan sensus terbesar, yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mendata seluruh penduduk Indonesia setiap 10 tahun sekali.

pada tahun 2020 ini, Indonesia kembali melakukan sensus penduduk untuk kali ke-7 sejak tahun 1961.

Host Dialog, Erva Yurady, bersama Kepala BPS Kota Banjarbaru, Arih Dwi Prasetyo, Dialog Persada Banjarbaru Lebih Baik, Rabu (5/2).

Dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik Kota Banjarbaru, Arih Dwi Prasetyo, sensus penduduk ini merupakan amanat dari PBB, yang juga dilaksanakan di 54 negara di tahun ini, yang mana bertujuan menyediakan data jumlah komposisi distribusi dan karakteristik penduduk Indonesia.

“Jadi nantinya akan dibagi sesuai indikator utama seperti demografi Kota Banjarbaru parameter penduduk sesuai agama suku dan lain-lain,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam program dialog “Banjarbaru lebih baik”, Rabu (5/2).

“Terlebih di Banjarbaru ini penduduknya sudah sangat beragam, dari keragaman suku, agama, dan lainnya,” tambahnya.

Dwi Prasetyo juga berujar, akan ada sedikit perbedaan sensus penduduk di tahun 2020 ini dari tahun-tahun sebelumnya, yakni BPS akan mencoba untuk mengikuti perkembangan zaman saat ini.

“Jadi tahun ini masyarakat bisa turut aktif untuk memberikan data sensus penduduk cukup dengan gadgetnya saja,” terangnya.

Dijelaskan Dwi Prasetyo, masyarakat cukup membuka website sensus.bps.go.id dari smartphone masing-masing, kemudian memasukkan nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga, selanjutnya masyarakat bisa langsung memberikan data yang benar sesuai dengan yang dipinta di website tersebut.

“Dari website itu bisa menambahkan anggota keluarga yang belum masuk dalam KK, membenarkan data yang keliru, atau menghapus anggota keluarga yang sudah tidak terdaftar,” jelasnya.

Adapun batas waktu untuk sensus mandiri secara online ini dimulai dari tanggal 15 Februari – 31 Maret 2020.

Dwi Prasetyo juga berpesan, memanfaatkan sensus penduduk ini untuk memastikan, bahwa masing-masing sudah terdata sebagai warganegara Indonesia.

“Pastikan anda penduduk Indonesia, dan pastikan pian warga Banjarbaru,” ujarnya.

Adapun sistem sensus penduduk melalui door to door, akan tetap dilakukan, namun dipastikan petugas tidak akan menggunakan kertas seperti biasanya tetapi akan menggunakan gadget.

“Pemanfaatan teknologi akan tetap dimanfaatkan, meski menggunakan sistem door to door,” jelasnya lagi. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?