16 Oktober 2021

Dewan Kalsel Monitoring Pelaksanaan Tes CPNS 2019/2020

2 min read

Suasana Monitoring Tes CPNS 2019/2020 oleh Komisi I DPRD Kalsel di Banjarbaru.

BANJARMASIN – Pelaksanaan tes CPNS Tahun Anggaran 2019 yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Idham Chalid Banjarbaru hari sejak hari Minggu lalu mendapat perhatian dari Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam pantauan Ketua Komisi I Rachmah Norlias didampingi anggota Komisi I Fahrani dan Gt. Rosyadi Elmi saat melakukan monitoring, ia menilai proses kegiatan tes CPNS ini secara umum berjalan baik dan lancar.

Pelaksanaan tes CPNS dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) ini, menurutnya sudah ada transparansi dan tidak ada lagi istilah titipan-titipan. Karena nilainya sudah langsung keluar saat selesai mengikuti tes.

“Jadi tidak ada lagi kecurigaan-kecurigaan  terhadap panitia maupun terhadap sesama peserta tes,” ucap Amah panggilan akrab politisi dari Partai PAN ini.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Pahrani. Ia menyatakan sangat berterimakasih atas terlaksananya tes CPNS 2019 di tahun 2020 ini.

“Semoga dari awal pelaksanaan sampai akhir bisa berjalan lancar dan menghasilkan abdi negara yang berkualitas dan dapat membangun Kalimantan Selatan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Kalimantan Selatan, Sulkan menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian penuh dari Wakil Rakyat Provinsi. Termasuk atas dukungan penganggaran pengadaan alat CAT. Sehingga BKD saat ini memiliki peralatan CAT berupa laptop sebanyak 200 unit yang nantinya akan dimanfaatkan tidak saja untuk penerimaan CPNS. Namun, menurut Sulkan, ke depannya juga akan digunakan untuk pembelajaran dan peningkatan kualitas pegawai negeri.

Dihadapan Ketua dan Anggota Komisi I, Sulkan menjelaskan, bahwa tes CAT CPNS Pemprov Kalsel ini sudah memasuki hari yang kelima sejak hari Minggu. Dimana setiap harinya diikuti oleh 450 peserta tes per sesi dari total peserta hampir 10 ribu peserta. Setiap hari ada 5 sesi. Jadi sehari ada 2250 an peserta yang mengikuti tes. Dan secara umum pelaksanaan tes ini tidak ada kendala yang berarti. Meskipun di hari pertama ada peserta yang lupa bawa KTP yang asli untuk menghindari kasus per’joki’an.

“Saya berharap, dukungan DPRD khususnya Komisi I selaku mitra kerja kami tidak surut dan kami mohon agar dapat di-support terus untuk memajukan ASN dan meningkatkan profesionalitas ASN yang ada di Kalimantan Selatan,”ucap Sulkan.

Selanjutnya, karena alat tes CAT sudah ada namun gedungnya belum ada, Komisi I mengharapkan di tahun-tahun akan datang BKD bisa mengusulkan untuk pengadaan gedung CAT ini. (HUMDPRD KALSEL/NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?