20 Oktober 2021

Dinas Koperasi dan UKM Kalsel Siap Fasilitasi Pegiat Usaha Kecil dan Menengah

1 min read

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan Gustafa Yandi saat memberikan komentarnya pada media massa

BANJARMASIN – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan Gustafa Yandi, usai memberikan materi kepada 75 pegiat usaha di acara Diskusi Publik Pengembangan UMKM di Kalsel yang digelar DPD PDI-P Kalsel  Kamis (30/1) mengatakan, dari data pihaknya saat ini sebanyak 427 ribu pelaku usaha mikro kecil menengah di Kalsel, hanya 10 persen saja yang mempatenkan produknya. Hal itu disebabkan lamanya proses pengurusan dan adanya biaya. Selain itu pihaknya tidak bisa memberikan subsidi biaya pengurusan HAKI bagi UMKM, karena keterbatasan anggaran. Namun Yandi berupaya akan mengusulkan kembali subsidi ke DPRD Kalsel.

“Kami akan terus melakukan fasilitasi pegiat usaha di seluruh Kabupaten dan Kota di Kalsel untuk mengembangkan semua produk usahanya, dalam bentuk memudahkan pengurusan, agar maju usaha di Kalsel,” ucapnya.

Yandi menghimbau, dengan sudah berupaya maksimalnya pemerintah Daerah, maka para pegiat usahapun hendaknya tidak malas memajukan usahanya, dengan cara usaha harus didaftarkan izin produksi rumah tangga atau PRT, kemudian izin UKM, selanjutnya legalitas halal dan kedepan hak paten. Agar usahanya tidak dikenal bodong.

Seperti diketahui, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kalsel, menggelar Diskusi Publik Pengembangan UMKM di Kalsel di aula kantor PDIP Kalsel di Banjarmasin. Dengan mengangkat tema Solid Bergerak Bersama UMKM Banua yang Berdikari Terlindungi HAKI serta Mandiri dan Terdepan (Mapan). (NHF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?