25 Oktober 2021

Soal Wabah Corona, Ini Doa dan Harapan Paman Birin

2 min read

Gubernur Kalsel saat memberikan keterangan kepada wartawan

BANJARMASIN – Dunia digemparkan dengan kemunculan virus mematikan bernama Corona, dari negeri tirai bambu. Dimana diketahui, penyebaran virus Corona ini diketahui bermula dari provinsi Wuhan dan menyebar ke daerah lainnya di China. Bahkan kini dipastikan, ada 14 negara lainnya di dunia yang sudah menyatakan adanya penyebaran virus ini di negaranya, salah satunya adalah Jerman. Di China sendiri, hingga Rabu (29/01) 6.000 kasus Corona tercatat di komite kesehatan, dan 130 orang diantaranya meninggal dunia karena virus yang diduga berasal dari pasar seafood Huanan di Wuhan. Akibat wabah ini, pemerintah China pun memperpanjang libur Imlek, dan melarang aktivitas di luar rumah, khususnya bagi warga Wuhan. Akibatnya, Wuhan menjadi kota hantu pada siang hari, dan malamnya dipenuhi suara – suara teriakan saling menguatkan dari warganya yang terpaksa tinggal di rumah atau apartemennya. Larangan ini juga berlaku bagi warga asing yang tinggal di Wuhan, termasuk para mahasiswa Indonesia yang tengah menuntut ilmu di negeri Panda tersebut. Larangan bepergian ini juga berlaku disejumlah provinsi lainnya yang terindikasi Corona, seperti Nanjing. Di sini, tercatat 4 mahasiswa Kalimantan Selatan tengah menimba ilmu.

Terkait hal ini, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor meminta seluruh masyarakat untuk mendoakan para mahasiswa Kalsel, yang saat ini berada pada kondisi krisis kesehatan di China.

“Tidak hanya untuk mereka, tapi doa keselamatan juga kita kirimkan untuk seluruh umat manusia, agar terhindar dari wabah mematikan ini, demi alasan kemanusiaan. Kita sangat berharap, virus ini tidak masuk ke Indonesia, dan saya salut dengan kesigapan pemerintah untuk menjaga setiap pintu masuk keĀ  Indonesia dari China, agar tidak ada suspect Corona masuk ke wilayah NKRI,” ujarnya kepada wartawan.

Pemerintah Indonesia dalam hal ini kementrian luar negeri, bertindak cepat untuk mengirimkan logistik bagi para mahasiswa Indonesia di China khususnya Wuhan, agar mereka dapat terus bertahan selama pemberlakuan larangan ke luar rumah. Pihak kedutaan besar di China juga terus berkomunikasi dengan para mahasiswa ini, untuk memastikan mereka dalam kondisi baik-baik saja. Meski begitu, sejumlah mahasiswa Kalsel yang berada di Nanjing, berharap doa keselamatan untuk mereka. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?