16 Oktober 2021

Gelar Rapat Pemantapan HPN 2020, Ini Yang Dibahas PWI Dan Pemprov Kalsel

2 min read

Ketua PWI Kalsel saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Rabu (29/01).

BANJARMASIN – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020 di Kalimantan Selatan semakin dekat. Panitia daerah yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel pun terus memantapkan persiapan jelang acara yang bakal dihadiri ribuan tamu dari seluruh Indonesia tersebut. Salah satunya dengan menggelar rapat pemantapan bersama pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, yang hingga saat ini berperan aktif mendukung dan membantu pelaksanaan HPN di Kalsel, pada 6 – 9 Februari nanti. Rapat yang berlangsung di gedung PWI Kalsel kawasan Banua Anyar Banjarmasin pada Rabu (29/01) itu, dihadiri ketua PWI Kalsel Zainal Helmi dan jajaran pengurus, serta sejumlah kepala SKPD lingkup pemprov Kalsel yang terlibat langsung dalam kegiatan ini. Diantaranya kepala biro adpim, kepala dinas pemuda dan olahraga, kepala Bappeda serta kepala dinas komunikasi dan informatika Kalsel.

Usai rapat, kepada wartawan ketua PWI Kalsel Zainal Helmi menjelaskan, rapat kali ini lebih fokus pada rencana kedatangan presiden pada puncak peringatan HPN 9 Februari nanti di Banjarbaru. Ada lima opsi yang dibahas, terkait kedatangan orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut.

“Opsi pertama adalah presiden langsung menuju lokasi acara puncak peringatan HPN dari bandara Syamsudin Noor. Kemudian opsi kedua, sebelum HPN presiden melakukan penanaman sekaligus meresmikan hutan kota mini di komplek perkantoran Banjarbaru. Lalu ada opsi ketiga, makan bersama sebelum ke puncak acara, kemudian opsi keempat presiden menginap, dan opsi kelima presiden singgah di RSUD Ulin dan melakukan penanaman, sebelum ke acara puncak HPN,” jelasnya.

Helmi juga memastikan, peringatan HPN ini juga sekaligus menjadi ajang pernyataan provinsi Kalimantan Selatan siap untuk menjadi pintu gerbang perekonomian ibukota negara yang baru. Karena pada momen HPN ini, akan ada peluncuran secara resmi kesiapan tersebut, yang rencananya akan dilakukan langsung oleh presiden RI.
“Kita tidak ingin status kita sebagai pintu gerbang perekonomian ibukota negara, hanya akan menimbulkan persoalan kekumuhan saja dengan banyaknya orang masuk ke Kalsel. Kita fokus agar investasi juga masuk ke provinsi ini, agar mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat. Misalnya dengan dibangunnya sekolah-sekolah, yang berhubungan dengan bisnis atau investasi yang berkembang di Kalsel,” tambah Helmi.

Lima opsi soal rencana kehadiran RI 1 pada puncak acara HPN 9 Februari nanti, juga akan dibahas pada rapat di tingkat PWI Pusat pada Kamis (30/01) dengan mengundang langsung gubernur Kalsel Sahbirin Noor untuk berhadir. Hal ini untuk semakin memantapkan kehadiran presiden saat HPN nanti berlangsung. Mengingat pada peringatan HPN tahun-tahun sebelumnya di Ambon, Padang hingga Surabaya, presiden selalu hadir. Apalagi, HPN akan mengumpulkan ribuan wartawan serta para pemilik media massa di seluruh Indonesia di satu tempat. Dan inilah momen yang tidak boleh dilewatkan begitu saja oleh presiden, agar program pembangunannya dapat tersosialisasi dengan luas ke masyarakat melalui peran serta media massa. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?