16 Oktober 2021

DPRD Kalsel Desak Bangun Banua Bergerak

2 min read

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi

BANJARMASIN – Minimnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihasilkan Perusahaan Daerah (Perusda) PT Bangun Banua mendapatkan sorotan Wakil Rakyat. Bangun Banua sebagai induk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Kalsel dinilai kalah bersaing dengan anak perusahaan. Oleh karena itu, Bangun Banua didesak untuk bergerak dan bekerja dalam membangun jaringan bisnisnya. Desakan para Wakil Rakyat itu terungkap saat sejumlah Direksi dan Manajemen Perusda PT. Bangun Banua dipanggil Komisi II DPRD Kalsel untuk menyampaikan program kerjanya, belum lama tadi.

Dari hasil penjelasan, Bangun Banua dinilai masih belum mampu memberikan PAD yang signifikan bagi daerah. Dalam setahun terakhir, pemasukan yang diberikan Perusda ini hanya Rp 900 juta dari target Rp. 1,7 miliar.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi mendesak PT. Bangun Banua harus bergerak dan bekerja dengan membangun visioner yang jelas agar mampu mendongkrak PAD. Menurutnya banyak potensi dan peluang yang bisa digarap dengan menciptakan kreativitas dan inovasi

“Bisa membenahi pengelolaan aset-aset yang ada seperti dua hotel Batung Batulis dengan menggandeng investor,” katanya.

Wakil Rakyat yang akrab dipanggil Paman Yani ini menambahkan Bangun Banua bisa menciptakan potensi lain disektor kelautan dengan memanfaatkan pengelolaan pelabuhan perikanan milik Pemprov diantaranya yang ada di Tanah Bumbu.

“Selain itu dalam jangka panjang bisa merencanakan pembangunan pabrik pengolahan Crude Palm Oil (CPO) untuk mendukung program Pemerintah Pusat, produksi biodiesel untuk kebutuhan bahan bakar alternatif karena potensi kelapa sawit Kalsel melimpah,” jelasnya.

Sementara itu, Manager Operasional Perusda Bangun Banua, Khairil Anwar mengakui pihaknya mendapatkan dorongan untuk membangun kerajaan bisnis dalam rangka meningkatkan (PAD). Pihaknya menyatakan siap menindaklanjuti desakan Wakil Rakyat dan melakukan langkah konkrit yang bisa segera ditindaklanjuti.

“Diantaranya membenahi kedua hotel milik Pemprov, membangun usaha properti dan apartemen,” jelasnya. (NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?