28 Oktober 2021

Pelaku Pencurian Rumah Warga di Banjarbaru Berhasil Diamankan Polisi

2 min read

BANJARBARU – Unit Resmob Polres Banjarbaru Sat Reskrim Polres Banjarbaru terus gencar mengungkap berbagai kasus Pencurian Rumah yang terjadi di Kota Banjarbaru.

Hal ini dibuktikan dengan kembali mengungkap kasus pencurian atau bongkar rumah dengan menangkap pelaku yang bernama SH (46) warga Kelayan Selatan Kota Banjarmasin pada hari Selasa (14/2).

“Kami diback up Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan berhasil menangkap pelaku saat berada di rumahnya di Jalan Mutiara Dalam Gang Mutiara Kelurahan Kelayan Selatan Kota Banjarmasin,” terang AKP Aryansyah Kasat Reskrim Polres Banjarbaru.

Menurut Aryansyah, Saat ditangkap pelaku mengakui perbuatannya yang telah beberapa kali melakukan pencurian di Kota Banjarbaru yang diingatnya saat mencuri di Komplek Widya Citra Elok III Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru pada bulan Desember Tahun 2019 lalu dimana pelaku berhasil menggasak laptop, merk HP warna hitam lengkap dengan mouse, 2 buah hardisk external dan 3 buah flashdisk milik korbannya hingga korban mengalami kerugian sebesar Rp9.000.000.

Dari keterangan pelaku ini barang hasil curian berupa laptop sudah dijualnya seharga Rp600.000 ke SL kemudian tim gabungan bergerak dan berhasil menangkap SL ditempat kerjanya di daerah Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin dan saat dilakukan penggeledahan ke rumahnya di Komplek Cempaka Putih Gang II Kelurahan Kebun Bunga Kota Banjarmasin petugas berhasil menemukan 20 buah laptop berbagai merk yang turut disita.

“Adapun merk laptop yang kami amankan diantaranya 7 buah merk Acer, 6 buah merk Asus, 1 buah merk Del, 1 buah merk Axio dan 3 buah merk Toshiba,” pungkas Aryansyah.

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubbaghumas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati menuturkan untuk pelaku SH ini memang seorang residivis yang keluar masuk penjara dengan kasus yang sama yaitu Pencurian dengan Pemberatan / spesialis bongkar rumah dan beraksi seorang diri.

“Saat ini kami terus mendalami asal laptop tersebut sementara pengakuan SL ini sudah sebanyak 5 kali membeli laptop dari pelaku SH, untuk pelaku SH akan kami jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman paling lama 9 Tahun Penjara sementara SL akan kami jerat dengan Pasal 480 Tentang Pertolongan Jahat / Tadah dengan ancaman hukuman paling lama 4 Tahun Penjara,” ucap Siti. (HUMPOLRESBJB-RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?