16 Oktober 2021

Kalsel Siaga Darurat Banjir Hingga April 2020

2 min read

Suasana banjir di Cempaka Banjarbaru pada Minggu (6/01)

BANJARBARU – Mengawali tahun 2020, 3 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan justru dihadapkan dengan musibah, berupa bencana banjir. Yakni Kabupaten Tapin, Banjar dan Kota Banjarbaru. Terparah dialami Kota Banjarbaru, dimana ketinggian air mencapai 2 meter, khususnya di kawasan pemukiman penduduk di Kecamatan Cempaka pada Minggu (5/1). Seluruh stakeholder bahu-membahu memberikan bantuan, kepada 1.300 lebih jiwa yang terkena dampak banjir di Kota Banjarbaru itu. Untungnya, banjir hanya terjadi selama kurang lebih 3 jam, dan air langsung surut. Namun ancaman banjir masih mengintai Kalimantan Selatan, mengingat tingginya curah hujan di awal tahun ini berdasarkan prakiraan BMKG.

Tak hanya di 3 kabupaten/kota itu saja, sejumlah kabupaten di kawasan Banua Enam hingga Tanah Bumbu pun diminta waspada terhadap ancaman ini.

“BMKG memperkirakan, curah hujan ekstrim di awal tahun ini akan berlangsung sampai 15 Januari nanti. Melihat kondisi curah hujan ini, maka pemerintah provinsi sudah menetapkan status siaga darurat banjir di Kalimantan Selatan, terhitung sejak 3 Januari sampai 31 April 2020 nanti. Dalam waktu dekat, seluruh stakeholder kebencanaan ini akan melakukan apel kesiapsiagaan,” jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Wahyuddin, kepada Abdi Persada FM dalam perbincangan khusus Topik Kita Hari Ini (TKHI) baru-baru ini.

Menurut Wahyuddin, sejak Oktober 2019 lalu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor juga sudah menerbitkan surat edaran terkait kesiapsiagaan bencana pada musim hujan tahun ini. Seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan juga gelombang pasang. Tujuannya tidak lain, agar seluruh pihak yang terkait dapat mempersiapkan diri jauh-jauh hari menghadapi ancaman bencana di musim hujan.

“Dengan adanya surat edaran ini, maka seluruh BPBD kabupaten/kota, Dinas Sosial, tim SAR, TNI/Polri dan Dinas Kesehatan serta pihak terkait lainnya, sudah memiliki kesiapan dini menghadapi bencana. Dan ini terbukti saat bencana banjir kiriman di Banjarbaru kemarin, seluruh stakeholder sigap membantu warga yang terkena dampak bencana,” urai lelaki yang biasa disapa Ujud tersebut. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?