13 April 2021

Paman Birin:  Pemuda Jangan “Pengoler”

2 min read

BANJARBARU – Memperingati hari sumpah pemuda yang jatuh pada tanggal (28/10), Pemerintah Provinsi Kalsel pun menggelar apel peringatan hari sumpah pemuda yang ke 91 tersebut di Halaman Kantor Pemerintahan Sekrerarit Daerah Provinsi Kalsel pada Senin (28/10).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat menjadi Inspektur upacara di Apel peringatan sumpah pemuda ke 91.

Dihari sumpah pemuda yang juga dihadiri Ratusan siswa/siswi SMA/SMK se Kota Banjarbaru tersebut, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menjadi Inspektur upacara untuk memimpin apel sumpah pemuda ke 91 yang mengambil tema “bersatu kita maju”.

Dalam sambutan Menteri pemuda dan olahraga yang dibacakan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, disampaikan bahwa ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi nya kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan sumpah pemuda hingga menjadi pelopor pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjaga keutuhan NKRI.

“Hari sumpah pemuda ke 91 kali ini, mengangkat tema “bersatu kita maju” yang diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang telah diikrarkan pada tahun 1928 dalam sumpah pemuda, bahwa hanya dalam persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita Bangsa,” ucap Gubernur.

Usai apel Paman Birin (sapaan akrab gubernur) juga menyampaikan, para pemuda merupakan pejuang, sehingga pihaknya mengharapkan para pemuda dapat mengaplikasikannya sesuai dengan medannya masing-masing.

“Hari ini kan tantangannya berbeda dengan zaman dahulu, sehingga kami berharap pemuda tetap menjadi generasi yang tangguh, terampil, dan siap menghadapi zaman apapun, namun untuk itu pemuda perlu untuk tidak pengoler (malas; red) pemuda harus rajin,” ucapnya.

Dilokasi yang sama, Ketua DPD KNPI Kalsel, Fazlur Rahman menyampaikan bahwa dengan adanya momen sumpah pemuda dirinya mengharapkan para pemuda dapat bersatu.

“Musuh kita dizaman ini sudah jelas, yakni adanya kemiskinan, keterbelakangan dan kebodohan, dan hal-hal inilah yang harus kita perangi, pemuda zaman dahulu melawan penjajah, tapi dizaman kita pemuda harus melawan masalah-masalah sosial,” ucap Fazlur.

Selain dihadiri Ratusan siswa/siswi SMA/SMK se Kota Banjarbaru, apel peringatan hari sumpah pemuda tersebut juga dihadiri oleh seluruh SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel. (MRF/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.