12 April 2021

Menolak Lupa Janji Politik, Bang Dhin Luncurkan Aplikasi Amnesia

2 min read

(ki-ka) Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah, didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Syaripuddin, ketika meluncurkan aplikasi Amnesia.

BANJARMASIN – Dengan memanfaatkan pertumbuhan teknologi digital yang semakin canggih, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin yang lebih dikenal dengan Bang Dhin menyerap aspirasi masyarakat dan penyampaian kritikan untuk mengawal kebijakan serta program kerja pemerintah. Aplikasi modern ini diberi nama “Amnesia”. Sebuah aplikasi yang dikembangkan sedemikian rupa dengan desain antar muka modern, intuitif dan mudah digunakan. Aplikasi ini bisa diunduh di Playstore. Fungsinya untuk menerima dan menampung laporan serta keluhan masyarakat terutama komitmen sang penggagas yakni Bang Dhin untuk menolak lupa janji-janji politiknya.

“Selain itu, aplikasi amnesia ini juga sebagai jembatan masyarakat dan pemerintah,” katanya.

Syaripuddin optimis aspirasi masyarakat yang kerap tersumbat akibat jarak dan waktu bisa diatasi melalui aplikasi ini. Ia juga akan menggandeng pemerintah daerah agar bisa mengeksekusi semua aspirasi masyarakat Banua.

“Data aplikasi Amnesia langsung tersambung dengan gawai para Legislator baik  Kabupaten/Kota maupun Provinsi. Diharapkan aplikasi ini bisa digunakan untuk seluruh Indonesia,” katanya.

Aplikasi Amnesia ini diluncurkan pertama kali oleh Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah pada Senin malam (28/10) atau bertepatan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di salah satu hotel ternama di kota Banjarmasin. Hermansyah memberikan respon positif saat melakukan peluncuran. Ia berjanji akan mengenalkan ‘amnesia’ kepada jajarannya.

“Saya berharap pemuda banua mampu terinspirasi atas karya ini dan berinovasi menciptakan kreativitas lainnya sesuai keahlian masing-masing,” jelasnya.

Sambutan hangat juga disampaikan perwakilan kaum milenial seperti mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat, Halimatus. Ia mengaku inovasi ini kembali menumbuhkan kepercayaannya terhadap Wakil Rakyat dalam menyerap aspirasi yang sempat memudar selama ini karena keluhan masyarakat kerap tak terakomodir secara optimal.

“Mudah-mudahan aplikasi ini mampu menjadi satu solusi dalam mengawal kebijakan pemerintah,” harapnya. (NRH/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.