13 April 2021

DPRD Banjarmasin Sayangkan, Pembangunan Taman Edukasi tidak Libatkan Legislatif

1 min read

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin M Isnaini (biru) saat memberikan komentarnya pada media massa, didampingi Anggotanya Zainal Hakim (putih).

BANJARMASIN –  Adanya perjanjian MoU pihak swasta dengan Pemerintah Kota Banjarmasin untuk Pembangunan Taman Edukasi di muara jalan Simpang Ulin samping Duta Mall atau persis di eks pembebasan lahan SDN Melayu, disayangkan wakil rakyat. Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin M Isnaini kepada wartawan menyampaikan, pembangunan Taman Edukasi juga diduga menyalahi aturan, karena tidak sesuai dengan rencana tata ruang wilayah atau RTRW, selain itu pembuatan MoU tidak melibatkan DPRD Banjarmasin. Padahal dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 50 tahun 2007, tentang Tata Cara Pelaksanaan Kerja Sama Daerah, setiap rencana kerjasama daerah yang membebani daerah dan masyarakat serta menggunakan atau memanfaatkan aset daerah harus mendapat persetujuan Dewan Banjarmasin.

“Lokasi Taman Edukasi berada di kawasan perdagangan dan industri, maka ini diduga menyalahi RTRW,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Barenlitbangda Kota Banjarmasin Sugito, ketika bertemu wartawan enggan menanggapi, karena taman edukasi sudah ada dalam perencanaan sesuai dengan perubahan RPJMD. (NHF/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.