13 April 2021

5.000 Milenial Kalsel, Tanam Pohon Bareng Paman Birin

2 min read

gubernur Kalsel (sedang menanam bertopi coklat) bersama kadis kehutanan Kalsel (baju putih) saat menanam pohon di hutan kota Liang Anggang pada Jum'at (25/10).

5.000 MILENIAL KALSEL, TANAM POHON BARENG PAMAN BIRIN

BANJAR – Apa jadinya jika 5.000 kaum milenial berkumpul di satu lokasi? Ramai pastinya. Itulah yang terjadi di jalan Karya Manuntung Gambut kabupaten Banjar, pada Jum’at pagi (25/10). Ruas jalan yang menjadi jalur alternatif menuju kota Banjarbaru itu, penuh sesak kendaraan roda dua dan empat, juga para siswa dan mahasiswa yang berasal dari kota Banjarmasin, Banjarbaru serta kabupaten Banjar. Lalu kenapa mereka berkumpul di lokasi hutan kota Liang Anggang itu? Ternyata, mereka dilibatkan untuk kegiatan kick off atau tanam perdana rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) serentak se Kalimantan Selatan, dalam rangka gerakan nasional pemulihan Daerah Aliran Sungai – DAS tahun 2019, dan juga revolusi hijau. Kick off atau tanam perdana ini, dipimpin langsung gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, selalu pencetus gerakan menanam revolusi hijau.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan, peran serta kaum milenial dalam program penyelamatan lingkungan seperti ini, sangatlah tepat dan diperlukan. Mengingat merekalah nantinya yang akan meneruskan tongkat estafet pembangunan di negeri ini.
“Dengan begitu, di masa depan mereka tetap dapat menikmati alam yang hijau dan terjaga keasriannya. Karena sejak muda sudah dibiasakan untuk menanam, dan memelihara tanaman untuk penghijauan. Contohnya kegiatan yang kita laksanakan hari ini,” ujar gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut.

Sementara itu, menurut kepala dinas kehutanan Kalimantan Selatan Hanif Faisol Nurofiq, tanam perdana yang dilakukan pada Jum’at (25/10) itu, tidak hanya dilakukan di hutan kota Liang Anggang saja, tetapi juga serentak di 13 kabupaten/kota yang dipimpin unsur kepala daerah atau forkopimda.
“Ada dua juta pohon yang kita tanam hari ini di lahan seluas 20 hektar, yang ada di 13 kabupaten/kota. Dua titik diantaranya, yakni di hutan kota Liang Anggang serta desa Karang Taruna Pelaihari Tanah Laut, dihadiri langsung oleh Paman Birin. Jenis pohon yang ditanam, sengaja dipilih dengan manfaat keekonomian. Seperti Sengon, Meranti dan pohon buah-buahan. Harapannya agar dapat memberi manfaat untuk masyarakat sekitar lokasi,” tutupnya. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.